Ticker

6/recent/ticker-posts

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi Ikuti Anev Karhutla, Penanganan Titik Api Diperketat

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi dalam giat Anev penanggulangan karhutla 

KUALA PEMBUANG — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Seruyan kembali menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Polres Seruyan memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan setelah mengikuti Analisis dan Evaluasi (Anev) penanggulangan Karhutla wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah, Selasa (6/10/2026).

Anev tersebut diikuti langsung Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, bersama pejabat utama dan para perwira Polres Seruyan. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.15 WIB di Gedung Vicon Wicaksana Laghawa Polres Seruyan melalui konferensi video.

Kegiatan dipimpin Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Drs. Iwan Kurniawan, dan diikuti jajaran kepolisian Polda Kalteng sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap penanganan Karhutla di masing-masing wilayah.

Dari Polres Seruyan, turut hadir Kabagops Kompol Ari Prasetyo,  para pejabat utama (PJU), serta perwira.



Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas langkah penanganan Karhutla yang telah dilakukan sekaligus mengidentifikasi sejumlah hal yang masih perlu diperkuat.

Bagi jajaran Polres Seruyan, kecepatan merespons informasi titik api menjadi salah satu bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas. Setiap informasi yang masuk harus segera diverifikasi dan ditindaklanjuti secara terukur.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menegaskan, hasil evaluasi tidak boleh berhenti sebagai catatan dalam forum rapat. Arahan pimpinan harus diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

“Anev ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melihat efektivitas penanganan yang sudah dilakukan sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah hukum Polres Seruyan. Arahan pimpinan akan kami tindak lanjuti dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Beddy.



Melalui kegiatan tersebut, Polres Seruyan terus memperkuat koordinasi internal serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi Karhutla.

Langkah tersebut menjadi penting mengingat penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat, koordinasi lintas sektor, serta pemantauan terhadap lokasi yang berpotensi munculnya titik api.

Polres Seruyan menegaskan setiap informasi terkait kebakaran akan menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.

Evaluasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa penanggulangan Karhutla tidak boleh menunggu api membesar. Deteksi dini, respons cepat, koordinasi, dan pencegahan harus berjalan beriringan.

Dengan penguatan tersebut, jajaran Polres Seruyan berkomitmen menjaga kesiapsiagaan dan memastikan penanganan Karhutla di wilayah hukumnya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.

(As)