KUALA PEMBUANG – Persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak musim kemarau menjadi perhatian dalam pertemuan Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, bersama insan pers di Kabupaten Seruyan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai di Omon Cafe, Jalan Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Rabu (16/9/2026) malam. Meski dikemas informal, diskusi tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan jurnalis untuk membahas berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.
Pertemuan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah isu yang berkaitan dengan kondisi masyarakat dibahas, terutama upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di tengah musim kemarau.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi mengatakan, komunikasi terbuka dengan media diperlukan agar informasi mengenai persoalan masyarakat dapat disampaikan secara cepat dan tepat kepada publik.
“Kami ingin komunikasi dengan rekan-rekan media terus terjalin dengan baik. Banyak persoalan di masyarakat yang membutuhkan kolaborasi, termasuk dalam penanggulangan Karhutla dan menghadapi dampak musim kemarau,” ujar Beddy.
Menurut dia, media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki fungsi edukasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi antara kepolisian dan insan pers dinilai penting untuk memperkuat penyampaian informasi mengenai pencegahan Karhutla serta kondisi masyarakat yang terdampak kemarau.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga menyentuh langkah kepedulian sosial dan bantuan bagi masyarakat yang terdampak kondisi kemarau.
Informasi mengenai kondisi lapangan dinilai penting agar masyarakat mengetahui situasi yang terjadi sekaligus memahami langkah penanganan yang dilakukan oleh pemerintah maupun aparat terkait.
Beddy menyebut, komunikasi dengan insan pers juga dapat menjadi jembatan bagi kepolisian untuk memperoleh gambaran lebih luas mengenai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakat, sehingga sinergi ini perlu terus kita perkuat,” katanya.
Pertemuan tersebut membuka ruang komunikasi yang lebih intens antara Polres Seruyan dan insan pers, khususnya dalam penyebaran informasi mengenai pencegahan Karhutla, dampak musim kemarau, serta berbagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kolaborasi kepolisian dan media diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi dapat membantu mempercepat deteksi persoalan di lapangan dan mendorong respons terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan komunikasi yang terjaga, informasi dari lapangan dapat lebih cepat disampaikan kepada pihak terkait. Sebaliknya, masyarakat juga memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai langkah pencegahan dan penanganan yang sedang dilakukan.
Pertemuan Kapolres Seruyan bersama insan pers tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas pihak di tengah tantangan Karhutla dan musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Seruyan.(*As)