Ticker

6/recent/ticker-posts

Cuaca Ekstrem mengintai, Polisi pantau ketat Debit Air Sungai Seruyan.

KUALA PEMBUANG ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com //— Langit akhir tahun yang kian tak menentu menjadi alarm keras bagi aparat keamanan. Sore ini, Senin (22/12), jajaran Pamapta Polres Seruyan turun langsung ke jantung ancaman: Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan. 

Di bawah komando AIPDA Lego AS, polisi memantau debit air dari titik-titik rawan, memastikan Kuala Pembuang tidak lengah menghadapi potensi banjir.

Pukul 15.00 WIB, patroli dimulai. Air sungai diperiksa, drainase disisir, dan kawasan bantaran diawasi ketat. Ini bukan rutinitas biasa, melainkan langkah antisipasi dini di tengah cuaca ekstrem yang kerap datang tanpa peringatan. 

Bagi Polres Seruyan, keterlambatan adalah risiko yang tak bisa ditoleransi.

“Ini bagian dari Harkamtibmas. Kami tidak menunggu air meluap baru bertindak. Semua titik rawan harus dalam pengawasan agar masyarakat tetap aman dan tenang,” tegas AIPDA Lego AS di lokasi pemantauan.

Hingga sore hari, kondisi debit air terpantau normal dan situasi masih terkendali. Namun peringatan jelas disampaikan: kewaspadaan tak boleh kendor. 

Warga yang bermukim di bantaran sungai diminta siaga, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Bencana alam kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan itu yang hendak dicegah sejak dini.

Polres Seruyan menegaskan komitmennya untuk terus berjaga, memantau, dan bergerak cepat bila situasi berubah. Di tengah ancaman banjir yang bisa datang kapan saja, kehadiran polisi di lapangan menjadi pesan tegas: negara hadir, dan keselamatan warga adalah prioritas utama.


As, Mencari keadilan. Com.