Kuala Pembuang https://www.mencarikeadilan.com.ll— Kondisi dermaga bongkar muat di kawasan Pasar Saik dilaporkan mengalami kerusakan parah dan belum kunjung diperbaiki. Padahal, pasar yang dikenal sebagai pusat sayur dan ikan terbesar di Kabupaten Seruyan itu menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Pasar Saik selama ini menjadi pusat transaksi ratusan pedagang serta tumpuan distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Namun, kerusakan dermaga yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dinilai menghambat aktivitas bongkar muat barang dari transportasi air ke area pasar.
Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena belum ada langkah konkret perbaikan dari pemerintah daerah. Salah satu pedagang, Dedi, mengatakan kerusakan dermaga sudah lama terjadi, tetapi hingga kini belum ada realisasi perbaikan, meski sebelumnya sempat dilakukan peninjauan oleh pejabat daerah.
“Sudah beberapa bulan dermaga Pasar Saik ini rusak. Sampai sekarang belum ada inisiatif perbaikan. Padahal ini fasilitas vital untuk aktivitas pasar,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Menurut dia, keberadaan dermaga sangat krusial karena menjadi akses utama distribusi barang dagangan, khususnya bagi pedagang yang mengandalkan jalur sungai. Kerusakan tersebut tidak hanya memperlambat proses bongkar muat, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan.
Pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Seruyan khususnya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Daerah, segera mengambil langkah perbaikan.
“Kami berharap dinas terkait cepat tanggap. Pasar Saik ini sentral peningkatan ekonomi Kuala Pembuang. Kalau fasilitas dasarnya tidak layak, tentu berdampak pada perputaran ekonomi dan UMKM,” kata Dedi.
Keluhan serupa disampaikan salah seorang operator transportasi air yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku sering mengalami kesulitan saat menambatkan perahu dan menurunkan barang akibat kondisi dermaga yang rusak.
“Kami sering kesulitan mengangkat dan menaikkan barang dari perahu. Kondisinya sudah tidak layak. Kalau dibiarkan, bisa membahayakan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana perbaikan dermaga tersebut. Para pedagang berharap persoalan ini segera mendapat perhatian agar aktivitas ekonomi di Pasar Saik tetap berjalan optimal dan memberikan kontribusi bagi perekonomian Kabupaten Seruyan.