Kuala pembuang ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com/– Langit mendung menggantung di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan pada Selasa siang (02/12/2025), ketika tim Pamapta yg dipimpin oleh Aiptu Andi Sugianto bersama anggota piket Satfung turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air.
Dalam situasi cuaca yang kian tak menentu, langkah ini menjadi tembok pertama untuk memastikan masyarakat tetap aman dari ancaman bencana hidrometeorologi.
Mulai pukul 14.00 WIB, aparat bergerak menyusuri bantaran sungai, memeriksa level permukaan air dengan cermat. Hasilnya membawa sedikit kelegaan—ketinggian air terpantau stabil, tanpa indikasi kenaikan drastis yang berpotensi memicu banjir.
“Hasil pengecekan volume debit air saat ini tidak menemukan adanya peningkatan, Kondisi sungai masih normal dan aman,” tutur Aiptu Andi Sugianto.
Tidak hanya itu, hingga pemantauan selesai, tidak ada satu pun laporan warga yang terdampak banjir di wilayah sekitar DAS Seruyan. Semua titik pantauan menunjukkan kondisi aman, namun aparat menegaskan bahwa stabil bukan berarti lengah.
Selanjutnya Aiptu Andi Sugianto menambahkan," Ditengah cuaca ekstrem yang sulit diprediksi ini kami akan selalu mengadakan monitoring debit air karena ini menjadi senjata penting dalam sistem peringatan dini," tegas Aiptu Andi.
" Setiap perubahan kecil bisa menjadi indikator awal potensi bencana, dan kesiapsiagaan, dengan hal semacam ini memastikan langkah mitigasi dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya.
Meski data lapangan menunjukkan kondisi aman, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Informasi resmi dari pihak berwenang harus menjadi rujukan utama, mengingat perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dengan langkah proaktif dan pengawasan ketat seperti yang dilakukan hari ini, aparat berharap masyarakat Seruyan tetap aman dan terlindungi dari potensi ancaman banjir. Di sungai yang tampak tenang itulah, kewaspadaan harus tetap dijaga.
bw_mencarikeadilan.com.