Kuala Pembuang ll Seruyanll https://www.mencarikeadilan.com ll – Hanya beberapa minggu menjelang Perayaan Natal 2025, Polres Seruyan mulai menggerakkan kekuatan keamanan di lapangan. Sabtu sore 6/12/2025.
Sebuah gereja di Jalan D.I Panjaitan, Kuala Pembuang II menjadi titik awal pelaksanaan sterilisasi. Langkah ini bukan sekadar formalitas rutinitas menjelang perayaan besar—tetapi bagian dari kewaspadaan terhadap ancaman yang belakangan semakin tidak terduga.
Dipimpin langsung oleh AKP Eko Muji Hartono, kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan menerjunkan personel Polres Seruyan, Polsek Seruyan Hilir, hingga Pamapta 3. Pengecekan berlapis, pengawasan area, serta identifikasi potensi gangguan dilakukan menyeluruh, menyasar ruang dalam gereja hingga area sekitarnya.
Di balik operasi pengamanan ini terdapat satu fakta, dinamika keamanan menjelang perayaan keagamaan selama beberapa tahun terakhir tidak bisa dianggap stabil.
Ancaman bisa muncul bukan hanya dari gangguan kriminal, tetapi juga peluang aksi provokasi di tengah keramaian umat yang sedang beribadah. Inilah yang menjadi alasan aparat melakukan langkah pre-emptif sebelum situasi berkembang.
Langkah Pre-emptif, Pesan Perlindungan
“Kegiatan ini adalah langkah pre-emptif untuk menciptakan rasa aman sejak awal, sehingga umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” tegas AKP Eko Muji Hartono.
Pernyataan tersebut mengandung sinyal tegas, Polres tidak menunggu gangguan terjadi, tetapi bergerak sebelum ada potensi berkembang. Model pengamanan ini bukan hanya operasi rutin, tetapi pola yang mengarah pada kesiapsiagaan sistematis, sejalan dengan peningkatan intensitas masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Investigasi Situasi: Ancaman Selalu Berkembang
Meski sejauh ini situasi di Seruyan relatif kondusif, aparat memetakan kemungkinan ancaman, mulai dari tindakan pengacau lokal, aksi kriminal oportunistik, hingga potensi provokasi berbasis momentum keagamaan. Wilayah gereja menjadi lokasi prioritas karena berkaitan langsung dengan konsentrasi massa pada hari besar.
Kedatangan petugas disambut baik para pengurus gereja. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memahami pentingnya kesiapsiagaan keamanan, terlebih di tengah maraknya isu gangguan keamanan di sejumlah daerah nasional beberapa waktu terakhir.
Operasi Baru Dimulai
Sterilisasi gereja ini menjadi tanda bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru resmi dimulai. Polres Seruyan memastikan operasi keamanan akan terus ditingkatkan sampai puncak perayaan berakhir.
Satu pesan yang sudah jelas: tidak ada ruang bagi gangguan pada saat umat menjalankan ibadah.
As_mencarikeadilan.com.