Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Seruyan Resmi Lepas Studi Tour Paskibraka 2025: Enam Hari Menyerap Nilai Perjuangan Hingga Nasionalisme

Kuala Pembuang ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com ll– Minggu pagi, 7 Desember 2025, halaman Stadion Mini Gagah Lurus berubah menjadi saksi sejarah kecil bagi para generasi muda Seruyan. 

Dengan penuh kebanggaan, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. melepas keberangkatan rombongan Studi Tour Paskibraka Kabupaten Seruyan Tahun 2025. Sebuah agenda penguatan karakter, wawasan kebangsaan sekaligus penghargaan atas dedikasi mereka dalam mengibarkan Sang Saka pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 lalu.

Momen pelepasan itu bukan sekadar seremonial formal. Di baliknya tersimpan pesan kuat, bahwa tanggung jawab generasi penerus bangsa tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi terus berjalan, menembus ruang-ruang sejarah dan pembelajaran nyata di lapangan.

Wadah Pembentukan Karakter, Bukan Sekadar Wisata

Dalam laporan resmi Kepala Badan Kesbangpol Seruyan, Agus Suharto, kegiatan Studi Tour merupakan program strategis untuk mempertebal ideologi kebangsaan, disiplin, persatuan, hingga motivasi para pelajar untuk menatap masa depan lebih tinggi.

Perjalanan enam hari ini membawa para peserta mendatangi sejumlah lokasi yang sarat nilai historis sekaligus pendidikan nasional, mulai dari IPDN Jatinangor, Monumen Nasional, Taman Mini Indonesia Indah, Lubang Buaya, kawasan museum nasional, hingga landmark keagamaan di Ibu Kota.

Semua itu dirancang untuk membangun perspektif baru, memperlihatkan langsung hasil perjuangan pendiri bangsa, sekaligus membuka mata bahwa masa depan Indonesia berada di tangan mereka sendiri.

Pesan Tegas Bupati: “Ini Bukan Rekreasi – Ini Pembentukan Jati Diri”

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini harus menjadi pengalaman yang meninggalkan jejak kuat dalam diri setiap peserta.

“Perjalanan ini harus menambah wawasan, memperkuat disiplin, membentuk mental, dan menumbuhkan semangat bahwa masa depan berada di tangan kalian sendiri,” tegas Bupati.



Bupati juga dengan lugas membagikan kisah perjuangan masa mudanya, bagaimana perjalanan dari kegiatan pramuka hingga aktivisme mahasiswa membentuk keberanian dan kegigihan. 

Pesan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa proses pembinaan karakter hari ini adalah fondasi kehidupan mereka selanjutnya.

Semangat Digelorakan – Yel-Yel Menggetarkan Halaman Stadion

Suasana pelepasan semakin hidup saat yel-yel khas Paskibraka menggema, membakar semangat seluruh peserta:

Bupati: “Semangat Pagi!”
Peserta: “Pagi! Pagi! Pagi! Yes!”

Disusul seruan kebanggaan daerah:
“Kabupaten Seruyan – Bersama untuk Semua!”

Sebuah kalimat pendek, tapi sarat makna: Seruyan tidak berdiri untuk individu, tetapi untuk seluruh masyarakatnya.

Enam Hari Menyerap Inspirasi

Rombongan berangkat membawa harapan besar, pulang dengan pengalaman yang bukan saja terekam kamera, tapi tertanam kuat dalam mental dan jati diri mereka sebagai pemuda Seruyan.

Di akhir sambutannya, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menitip pesan penuh optimisme dan amanah.

“Semoga perjalanan ini memberikan wawasan luas, membentuk karakter kuat, dan menumbuhkan semangat kalian sebagai pemuda-pemudi hebat Seruyan,”pungkas Wanda.



Studi Tour Paskibraka 2025 bukan sekadar perjalanan geografis—ini perjalanan ide dan nilai. Dari Seruyan menuju pusat peradaban bangsa, dari seorang pelajar menuju calon pemimpin masa depan. 

Semoga mereka pulang membawa cahaya pengetahuan, sekaligus tekad mengabdi bagi daerah dan negara. 

As_mencarikeadilann.com.