Asahan -www.mencarikeadilan.com Pembangunan jalan dengan rabat beton di Dusun V Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara dipertanyakan.
Sebab, selain tidak memiliki plang proyek yang menerangkan mengenai sumber dana dan volume kegiatan, rabat beton yang dihasilkan juga sudah mulai retak - retak di beberapa titik padahal baru dua bulan selesai dikerjakan.
"Kerjaannya gak beres bang. Belum ada dua bulan dikerjakan, tapi sudah mulai beretakan di mana - mana. Dari awal sampai akhir pekerjaan tidak pernah ada plang proyek terpasang di lokasi kegiatan," ujar salah seorang warga setempat yang ditemui di lokasi kegiatan, Selasa (13/01/2026).
Warga yang minta identitasnya dirahasiakan ini menyebutkan rabat beton tersebut dikerjakan di akhir bulan November 2025 yang lalu. Pekerjanya sebanyak 9 (sembilan) orang terdiri dari warga setempat dan dikordinir langsung oleh Kepala Dusun V Desa Air Teluk Hessa dan Babinsa dari Koramil Air Batu.
Info diperoleh, pekerjaan pembangunan rabat beton sepanjang 120 meter dengan lebar 2 meter dan tinggi 0,15 meter itu dilaksanakan selama lebih kurang 2 hari 1 malam. Pada hari terakhir pekerjaan dilanjutkan sampai malam hari hingga selesai. Kemudian para pekerja sebanyak 9 orang disebutkan mendapat gaji masing - masing sebesar Rp 600 ribu per orang.
"Untuk jumlah semen nya, kalau tidak salah habisnya cuma 120 - an sak saja. Karena hitungannya 1 sak semen itu dapat menghasilkan rabat beton 1 meter jalan dengan ukuran lebar 2 meter dan tebal 0,15 meter," ujar warga tadi menceritakan info yang dia peroleh dari pekerja yang melaksanakan pembangunan tersebut.
Agar tidak terkesan berbau korupsi, warga dimaksud juga berharap Pemerintah Desa Air Teluk Hessa tidak menutup - nutupi berapa jumlah dana yang dianggarkan untuk pembangunan rabat beton di Dusun V itu, termasuk berapa volume kegiatan yang seharusnya dibangun, berapa jumlah semen, batu kerikil dan pasir yang dibutuhkan, serta berapa jumlah upah kerja yang dianggarkan.
"Masyarakat juga ingin tahu, berapa sebenarnya jumlah dana yang dianggarkan dan untuk apa saja dana itu digunakan," pungkas warga tadi.
Bagaimana penjelasan dari Pemerintah Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan terkait persoalan ini belum diperoleh. Karena sampai saat ini Pj Kepala Desa Air Teluk Hessa, Asniwati Siregar SH, tidak bisa ditemui. Permintaan konfirmasi yang dikirimkan ke nomor whatsappnya sejak hari Rabu (14/01/2026) sampai berita ini dikirim tidak mendapat respon.
(Tim/red)