Ticker

6/recent/ticker-posts

Uji Klarifikasi Sa'at MBG Jadi Sorotan Publik Akan Sajian Menu Busuk



Lampung Utara- www.mencarikeadilan.com  Kepala SPPG Sindang Sari di Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lamp'ung Utara, Abib Saputra, membantah telah memberikan menu makan bergizi gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi kepada para siswa di SD Negeri 3 Sindang Sari.

Abib merespons protes dari kepala sekolah (kepsek) yang mengamuk lantaran menu MBG untuk murid-muridnya basi dan busuk.

"Kami menyampaikan klarifikasi terkait menu Program Makan Bergizi Gratis pada Senin, 12 Januari, yang viral di berbagai media sosial. Informasi yang menyebut menu tersebut tidak layak konsumsi adalah tidak benar," kata Abib, dalam keterangan pers yang dibagikan Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (14/1/2026).

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG Sindang Sari menegaskan bahwa seluruh proses pengolahan dan pendistribusian makanan telah dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.

"Mulai dari persiapan bahan, proses memasak, hingga pemorsian sebelum didistribusikan ke sekolah sesuai standar," kata dia.

Abib mengatakan, menu MBG yang disalurkan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, telur ceplok asam manis, tumis buncis dan wortel, tempe bacem, serta buah anggur. Pendistribusian dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB dan mulai dikonsumsi siswa beberapa menit setelahnya.

"Terkait adanya keluhan sejumlah siswa berupa sakit perut, mual, dan pusing, pihak SPPG Sindang Sari langsung melakukan koordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat terhadap siswa yang mengalami keluhan," ucapnya.

Menanggapi tudingan menu MBG dalam kondisi busuk atau berlendir, ia memastikan bahwa dugaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi tidak sesuai dengan fakta yang kami temukan," tegas Abib.

SPPG Sindang Sari kini berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan pengecekan serta uji sampel makanan.

"Kami telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan dan uji sampel makanan," jelasnya.

Berdasarkan pengecekan awal, kata Abib, menu dinyatakan aman dan tidak menimbulkan kejadian luar biasa atau keracunan bagi penerima manfaat.

Sebelumnya diberitakan, seorang kepala sekolah (Kepsek) SD di Kabupaten Lampung Utara mengamuk lantaran menu makan bergizi gratis (MBG) untuk murid-muridnya basi dan busuk.

Kepala sekolah itu, Ida Yulia Mega namanya, mengaku kejadian itu bukan kali pertama. Menu-menu MBG pada beberapa kali kebelakang juga pernah diterima dengan kondisi yang sama.

"Kadang jeruk busuk, kadang salak busuk. Jangan masukin barang busuk kayak gini," kata dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengonfirmasi adanya 11 siswa di SDN 3 Sindang Sari yang mengalami keracunan. Berdasarkan laporan Polres Lampung Utara, efek yang dialami sebelas siswa-siswi tersebut mulai dari mual hingga muntah-muntah.

"Ya mual, pusing hingga muntah-muntah dengan wajah sudah pucat. Namun alhamdulillah mereka sudah kembali ke rumah usai menjalani perawatan di rumah sakit," kata Yuni. pantauan jejak sang Jurnalis. (Amsiruddin).