PALANGKA RAYA https://www.mencarikeadilan.com.ll– Komisi B DPRD Kabupaten Seruyan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13/1/2026). Kunjungan ini difokuskan pada pembahasan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Seruyan, khususnya daerah pemilihan (dapil) Seruyan 3 yang mencakup Kecamatan Batu Ampar, Seruyan Tengah, Seruyan Hulu dan Suling Tambun..
Rombongan Komisi B DPRD Seruyan yang hadir di antaranya Citra Yudha, Wiwin, dan Sukran Ma’mun. Sementara dari pihak Dinas PUPR Provinsi Kalteng, rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, prof.dr. Juni Gultom, didampingi Kepala Bidang Bina Marga serta jajaran staf terkait.
Dalam sambutannya, Citra Yudha menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas PUPR Provinsi Kalteng atas sinergi dan kontribusinya selama ini dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Seruyan. Ia menyoroti sejumlah pembangunan jembatan yang telah terealisasi, khususnya di wilayah Seruyan Hulu.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Dinas PUPR Provinsi Kalteng yang selama ini bersinergi membangun Kabupaten Seruyan, di antaranya pembangunan Jembatan Tumbang Manjul dan Tumbang Gugup, serta pada tahun 2025 terdapat tiga jembatan di ruas jalan Seruyan Tengah menuju Seruyan Hulu,” ujar Citra Yudha.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemanfaatan Jembatan Tumbang Gugup belum optimal. Pasalnya, hingga kini akses jalan dari desa tersebut ke desa-desa sekitar masih belum terhubung.
“Untuk memaksimalkan fungsi jembatan Tumbang Gugup, perlu dibuka kembali akses jalan ke desa-desa sekitar, karena saat ini konektivitas antarwilayah masih sangat terbatas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Citra Yudha menyoroti kondisi infrastruktur jalan di dapil Seruyan 3 yang dinilai masih jauh dari memadai. Hingga saat ini, jalan beraspal baru mencapai Desa Penyompa, Kecamatan Seruyan Tengah. Sementara ruas jalan dari Desa Penyompa menuju Kecamatan Seruyan Hulu hingga Kecamatan Suling Tambun belum tersentuh aspal sama sekali.
“Kondisi ini tentu sangat berdampak pada mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami berharap infrastruktur di dapil Seruyan 3 dapat menjadi prioritas,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalteng menjelaskan bahwa masih terdapat delapan titik rencana pembangunan jembatan di dapil Seruyan 3 yang telah ditinjau dan menjadi pekerjaan rumah bersama.
“Perlu kerja sama semua pihak, mulai dari PUPR Kabupaten, PUPR Provinsi, hingga koordinasi dengan pemerintah pusat,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini status jalan provinsi di wilayah tersebut hanya mencakup ruas Amin Jaya hingga Tumbang Bai, yang sebelumnya mencakup hingga Seruyan Hulu dan Suling Tambun.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, dr. Juni Gultom, menyampaikan bahwa salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak investor melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“CSR merupakan kewajiban perusahaan, bukan sekadar sukarela, sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi terkait tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan alokasi anggaran untuk Kabupaten Seruyan. Namun, dengan keterbatasan anggaran dan efisiensi lintas sektor, upaya tersebut belum dapat sepenuhnya menjawab seluruh persoalan infrastruktur.
“Usulan ini masih bersifat gambaran awal dan belum final,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi B DPRD Seruyan lainnya, Sukran Ma’mun dan Wiwin, turut meminta agar percepatan penanganan infrastruktur jalan di dapil Seruyan 3 segera mendapat perhatian serius, mengingat perannya yang sangat penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup, Citra Yudha juga berharap Dinas PUPR Provinsi Kalteng dapat terus memberikan masukan dan informasi strategis kepada PUPR Kabupaten Seruyan, terutama terkait hal-hal teknis dan kebijakan yang belum terjangkau di tingkat kabupaten.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi ini terus berjalan agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Seruyan dapat lebih terarah dan tepat sasaran,” tutupnya.
*As_Mencarikeadilan.cim