Kuala Pembuang ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com ll– Polres Seruyan resmi meluncurkan program Patroli mengantar Sekolah (Poltar Sekolah) sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas pelajar sekaligus menjawab keterbatasan akses transportasi menuju sekolah. Program tersebut diluncurkan Senin (05/01/2026) di Kantor Desa Sungai Undang, Kuala Pembuang.
Peluncuran dipimpin langsung Kapolres Seruyan AKBP Dr. Han’s Itta Papahit, dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Seruyan, mulai dari Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, DPRD, TNI, Kejaksaan, Dinas Pendidikan, hingga kepala sekolah dan pelajar. Kehadiran lintas sektor ini menandai dukungan institusional terhadap inovasi yang menyasar keselamatan generasi muda.
Poltar Sekolah lahir dari realitas lapangan masih banyak pelajar yang terpaksa mengendarai sepeda motor tanpa SIM atau berjalan kaki menempuh jarak jauh menuju sekolah, kondisi yang selama ini berkontribusi terhadap tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di usia sekolah.
Kapolres Seruyan menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi Polri di luar tugas penegakan hukum. Untuk tahap awal, layanan difokuskan di wilayah Kuala Pembuang bagi pelajar SMP dan SMA, dengan rencana pengembangan armada bus yang saat ini masih dalam proses. Pernyataan ini sekaligus membuka ruang pengawasan publik terkait kesiapan sarana dan keberlanjutan operasional program.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Seruyan. Bupati Ahmad Selanorwanda menilai Poltar Sekolah melengkapi program sosial Polres Seruyan sebelumnya, seperti SerMa Sekar, yang telah menyalurkan puluhan laptop ke sekolah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi prasyarat utama dalam menyiapkan sumber daya manusia Seruyan yang aman dan berdaya saing.
Respons positif juga disampaikan masyarakat, Kepala Desa Sungai Undang, Ikhwan Aripin, mengapresiasi program tersebut karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan warga. Ia menyebut banyak anak di desanya selama ini harus berjalan kaki menuju sekolah, sehingga kehadiran Poltar Sekolah diharapkan mampu mengurangi risiko keselamatan di jalan.
Meski demikian, efektivitas Poltar Sekolah akan diuji pada tahap implementasi. Publik menanti kejelasan mekanisme operasional, jumlah armada, jangkauan layanan, serta sistem evaluasi dampak terhadap angka kecelakaan pelajar. Tanpa konsistensi dan pengawasan, inovasi ini berpotensi berhenti sebagai program simbolik.
Peluncuran Poltar Sekolah mencerminkan pergeseran pendekatan Polres Seruyan menuju model pelayanan yang lebih preventif dan solutif. Namun, keberhasilannya akan ditentukan bukan pada seremoni awal, melainkan pada keberlanjutan dan dampak nyata bagi keselamatan pelajar di Kabupaten Seruyan.
*As_mencarikeadilan.com.