Ticker

6/recent/ticker-posts

Reses DPRD Seruyan di Dapil lll Bongkar Fakta Jalan Rusak Berat dan Lemahnya Pengawasan Layanan Publik

Reses Anggota DPRD kabupaten Seruyan di Daerah Pilihan (Dapil) lll

Kuala Pembuang ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com.ll– Kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Seruyan di Daerah Pemilihan (Dapil) lll kembali mengungkap persoalan mendasar yang hingga kini belum terselesaikan, mulai dari akses jalan antar desa yang nyaris terisolasi hingga lemahnya pengawasan layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah pedalaman.

Saat dikompirmasi awak media ini, Anggota DPRD Seruyan Citra Yudha secara terbuka menyampaikan bahwa persoalan infrastruktur jalan masih menjadi keluhan paling dominan masyarakat, terutama di wilayah Tumbang Manjul ke arah hulu. 

Fakta di lapangan menunjukkan, belasan desa hingga kini belum memiliki jalan penghubung antar desa, menyebabkan masyarakat bergantung pada jalur alternatif yang tidak layak.

“Dari Tumbang Manjul ke hulu itu belum ada jalan antar desa sama sekali karena berada di kawasan hutan. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan jalan perusahaan,” ungkap Citra Yudha saat reses yang digelar pada 25–30 Januari.

Ironisnya, jalan perusahaan yang selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya akses kini tidak lagi terawat. Perusahaan pemilik jalan tersebut sudah tidak beroperasi, sehingga tidak ada pihak yang bertanggung jawab melakukan perawatan.

“Perusahaannya sudah tidak operasional, otomatis tidak ada lagi yang merawat jalan. Padahal jaraknya jauh dan itu mencakup belasan desa,” tegasnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat di pedalaman. Warga harus menempuh perjalanan panjang dengan risiko tinggi hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Tak hanya infrastruktur, reses tersebut juga menyingkap persoalan serius di sektor kesehatan dan pendidikan. Citra Yudha menilai, masalah yang terjadi bukan semata soal keterbatasan fasilitas, tetapi juga minimnya pengawasan terhadap kehadiran dan kinerja tenaga kesehatan serta pendidik di wilayah terpencil.

Terkait rehab rencana bangunan Puskesmas di Tumbang Darap, jika memang sudah selesai agar segera dioperasionalkan, agar meringankan beban masyarakat di daerah hulu ketika akan mendapatkan pelayanan kesehatan, yg selama ini sangat jauh dan resiko tinggi harus ke Tumbang Manjul.

“Fasilitas itu penting, tapi pengawasan jauh lebih penting. Kalau petugasnya tidak aktif atau jarang hadir, fasilitas sebagus apa pun tidak akan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan reses, DPRD Seruyan membagi wilayah Dapil lll ke dalam beberapa tim mengingat luasnya wilayah dan jauhnya jarak antar desa. Untuk wilayah Seruyan Hulu, reses dihadiri oleh Citra Yudha bersama Hardianto dan Mutmainah.

Citra Yudha menegaskan, seluruh temuan dan aspirasi masyarakat selama reses akan dibawa ke forum DPRD untuk diperjuangkan. Ia menilai, ketertinggalan infrastruktur dan lemahnya pengawasan layanan dasar di pedalaman Seruyan tidak boleh terus dibiarkan, karena menyangkut hak dasar masyarakat.

“Ini bukan persoalan baru, tapi sudah bertahun-tahun. Reses ini memperjelas bahwa ketimpangan pembangunan di wilayah hulu masih nyata dan membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar wacana,” pungkasnya.


*As_Mencari keadilan.com.