Kuala Pembuang, Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com.ll—
Wakapolres Seruyan, Kompol Hendry, S.E., memimpin langsung prosesi Peletakan Batu Pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi Santo Yusuf Kuala Pembuang pada Sabtu (31/1) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat mulai pukul 09.30 WIB di lokasi pembangunan gereja.
Prosesi tersebut dihadiri oleh Uskup Keuskupan Palangkaraya, Mgr. Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, MSF, serta Pastor RP Yohanes Kopong Tuan, MSF. Turut hadir Ketua Umat Stasi Santo Yusuf, Yoseph Manopo, Damang Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur Ramses Tundan, S.H., serta sejumlah tokoh masyarakat dan jemaat setempat.
Dalam sambutannya selaku Ketua Panitia Pembangunan, Kompol Hendry menyampaikan bahwa pembangunan gereja merupakan aspirasi umat Katolik di Kuala Pembuang yang menginginkan tempat ibadah lebih layak untuk menunjang kegiatan rohani.
“Rencana pembangunan ini lahir dari niat tulus umat. Kepolisian hadir untuk mendukung dan memastikan proses berjalan tertib serta kondusif,” ujar Hendry.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak hanya bermakna fisik, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
“Selain membangun bangunan, kita juga membangun kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Uskup Palangkaraya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan Gereja Stasi Santo Yusuf. Menurutnya, sinergi antara umat, tokoh adat, dan aparat keamanan menjadi modal penting dalam mewujudkan kerukunan beragama di Seruyan.
Pembangunan gereja ini diharapkan dapat berjalan lancar dan menjadi sarana ibadah yang nyaman bagi umat Katolik di Kuala Pembuang serta berkontribusi pada terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
*As_mencarikeadilan.com.