Ticker

6/recent/ticker-posts

Wajib Lengkap! Satpolairud Seruyan Sisir DAS Seruyan, Dugaan Kapal Tak Standar Keselamatan Disorot


Kuala Pembuang ll SERUYAN https://www.mencarikeadilan.com.ll– Patroli rutin Satpolairud Polres Seruyan di perairan Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan, Jumat (2/1/2026), menguak persoalan lama yang selama ini kerap luput dari sorotan: kepatuhan kapal terhadap aturan keselamatan pelayaran.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Kapal Polisi XVIII 41-36 menyisir perairan Kuala Pembuang I, jalur padat transportasi air yang menjadi nadi aktivitas ekonomi masyarakat. Pemeriksaan mendadak (spot check) dilakukan terhadap kapal-kapal yang melintas, mulai dari kelengkapan dokumen hingga peralatan keselamatan.
Di lapangan, petugas menaruh perhatian serius pada pelampung, alat pemadam kebakaran, serta legalitas awak kapal, komponen vital yang kerap diabaikan, namun berpotensi fatal jika terjadi kecelakaan.

“Kami tidak ingin keselamatan hanya menjadi formalitas. Semua harus sesuai aturan, karena ini menyangkut nyawa,” tegas Kasatpolairud Polres Seruyan, AKP Sriyono yang memimpin langsung operasi.

Pemilihan Kuala Pembuang I bukan tanpa dasar. Jalur ini dikenal rawan, dengan lalu lintas kapal yang padat dan beragam jenis angkutan, mulai dari kapal penumpang hingga kapal pengangkut barang. Kondisi tersebut memunculkan dugaan masih adanya kapal yang beroperasi tanpa standar keselamatan memadai.

Patroli ini sekaligus menjadi alarm keras bagi pelaku pelayaran. Satpolairud menilai, sejumlah kecelakaan air yang pernah terjadi di berbagai daerah umumnya berawal dari kelalaian administratif dan minimnya alat keselamatan, bukan semata faktor cuaca.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan penyuluhan hukum kepada nahkoda dan awak kapal. Pesan yang disampaikan tegas: pelanggaran keselamatan bukan hanya pelanggaran administratif, tetapi berpotensi berujung pidana jika menimbulkan korban.

Satpolairud memastikan kegiatan serupa akan digelar secara berkelanjutan di sepanjang DAS Seruyan. Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan pelanggaran, tetapi juga mengidentifikasi potensi risiko yang selama ini tersembunyi di balik aktivitas pelayaran harian.

Di tengah meningkatnya mobilitas air di Seruyan, aparat mengingatkan satu hal mendasar: kapal boleh berlayar, tapi keselamatan tidak boleh ditawar.(*As)

*As_Mencarikeadilan.com.