Ticker

6/recent/ticker-posts

Lima Rumah Warga Kampung Kumai Ludes Dilalap Api, Dua Bangunan Ikut Terdampak Kebakaran Hebat Terjadi Tengah Malam



KUALA PEMBUANG — Amukan si jago merah kembali menerjang kawasan permukiman warga di Kabupaten Seruyan. Sedikitnya lima rumah semi-permanen hangus terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Mayjend Suprapto, Kampung Kumai, RT 29/RW 04, Kelurahan Kuala Pembuang I, Kamis (27/8/2026) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.50 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet di kawasan permukiman yang padat, sehingga membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang berharga dari rumah masing-masing.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Seruyan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Sebanyak empat unit mobil pemadam dengan 45 personel dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Upaya pemadaman diperkuat oleh BPBD Kabupaten Seruyan yang menurunkan tiga unit kendaraan serta satu unit armada water cannon Polres Seruyan turut di terjunkan . Sinergi lintas instansi bersama warga menjadi kunci dalam mencegah api semakin meluas ke bangunan lain.

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api sekitar pukul 23.35 WIB.

Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses dilanjutkan dengan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Operasi pemadaman di lapangan dikoordinasikan langsung oleh Plh. Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana, Harto, S.Hut. Ia didampingi Kepala Seksi Pemadaman Nanang Kosim, S.E., serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Dunia Usaha, dan Kapasitas Aparatur Agus Anwar, S.A.P.

Lima Rumah Hangus

Kebakaran tersebut menghanguskan lima rumah milik warga. Kelima rumah yang menjadi korban masing-masing diketahui milik  Enoi, Nomal, Jimi, Dardi, dan  Udi.

Sementara itu, dua rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi turut terdampak dan mengalami kerusakan. Kedua rumah tersebut diketahui milik Arun dan  Alus. 

Besarnya kobaran api dan material bangunan yang mayoritas semi-permanen membuat api dengan cepat membesar. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan bangunan terjadi dalam waktu relatif singkat.

Penyebab Masih Diselidiki

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena sedikitnya lima rumah warga ludes terbakar.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan permukiman padat, agar tidak mengabaikan potensi sumber api sekecil apa pun.

Damkarmat Kabupaten Seruyan mengingatkan warga untuk memastikan kompor, instalasi listrik, peralatan elektronik, dan sumber api lainnya benar-benar dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah maupun saat hendak beristirahat.

Masyarakat juga diminta tidak menunda laporan ketika melihat tanda-tanda kebakaran. Kecepatan informasi dan respons petugas sangat menentukan dalam mencegah api meluas dan menekan risiko korban maupun kerugian yang lebih besar.

Kebakaran di Kampung Kumai menjadi bukti bahwa dalam hitungan menit, api dapat berubah menjadi bencana besar ketika melanda permukiman padat. Kewaspadaan dan tindakan cepat seluruh pihak menjadi benteng pertama untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.(*As)