SERUYAN — SHT FC menjadi Campion Bupati Cup Seruyan 2026. Tim itu merebut gelar juara pertama setelah bersaing dengan 25 tim lainnya dalam turnamen yang disebut mencatat hadiah terbesar sepanjang sejarah sepak bola Kabupaten Seruyan.
SHT FC menerima uang pembinaan Rp24 juta, trofi, dan piagam. Posisi kedua ditempati Fatimah FC.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda didampingi wakil Bupati Seruyan H.Supian dan ketua KONI Seruyan Harsandi, menutup turnamen tersebut di Lapangan Mini Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Rabu, 19 Agustus 2026. Ia mengapresiasi panitia, TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta perusahaan dan sponsor yang mendukung pelaksanaan kompetisi.
Menurut Ahmad, Bupati Cup bukan sekadar arena untuk menentukan tim terbaik. Turnamen itu, kata dia, menjadi bagian dari pembinaan generasi muda dan ruang mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Ini silaturahmi dan pembinaan mental generasi muda. Bukan sekadar cari juara,” ujar Ahmad.
Ia meminta pemain yang gagal meraih gelar tidak patah semangat. Sebaliknya, tim pemenang diminta tidak larut dalam kemenangan.
“Yang kalah jangan patah semangat, yang menang jangan jemawa. Tetap latihan. Event selanjutnya akan terus ada,” katanya.
Stadion Hanau Ditargetkan Diresmikan Oktober
Dalam penutupan turnamen, Ahmad juga mengumumkan rencana peresmian Stadion Olahraga Hanau pada Oktober 2026. Stadion tersebut ditargetkan memiliki standar internasional dan disebut memiliki tribun berkapasitas ribuan penonton.
Peresmian stadion akan dilakukan setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi di Pangkalan Bun. Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap keberadaan stadion itu dapat memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di daerah.
Ahmad juga meminta Ketua KONI Seruyan Harsandi mengirimkan surat penghargaan kepada para sponsor Bupati Cup, terutama perusahaan yang telah memberikan dukungan.
Ia menilai perusahaan yang beroperasi di Seruyan dan memperoleh keuntungan dari daerah tersebut semestinya ikut mengambil bagian dalam pembangunan olahraga.
“Perusahaan di sini beroperasi, dapat untung di Seruyan, harus terpanggil untuk membangun olahraga,” ujar Ahmad.
Bupati berharap kompetisi dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melahirkan atlet Seruyan yang mampu bersaing lebih jauh.
“Kita berharap ke depannya muncullah atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Seruyan di tingkat provinsi ataupun nasional, bahkan mudah-mudahan internasional,” katanya.
Bupati Cup 2026 pun ditutup dengan kemenangan SHT FC. Namun bagi pemerintah daerah, piala bukan tujuan akhir. Kompetisi ini menjadi salah satu pijakan untuk mencari dan membina talenta olahraga Seruyan.(*As)