Ticker

6/recent/ticker-posts

Satgas Karhutla Hanau Bergerak Cepat, Api di Jalan Jenderal Sudirman Km 130 Berhasil Dikendalikan


SERUYAN – Tim gabungan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Hanau bergerak cepat memadamkan api yang muncul di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Km 130, wilayah Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, Selasa (18/8/2026) sore.

Pemadaman dilakukan sekitar pukul 18.15 WIB setelah tim menerima informasi adanya kebakaran. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan menjalar ke area lain yang berpotensi terdampak.

Kapolsek Hanau IPDA Bima Satria Susilo, S.Tr.K. turun langsung memimpin personel Polsek Hanau dalam penanganan tersebut. Lima personel Polsek Hanau dikerahkan bersama unsur gabungan lainnya.

Kekuatan tim di lapangan terdiri atas Camat Hanau M. Abdi R. bersama empat staf Kecamatan Hanau, satu personel Koramil 1015-11 Hanau, lima personel BPBD Kecamatan Hanau, serta lima personel Damkar Kecamatan Hanau.

Dengan kekuatan gabungan tersebut, petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus menyisir kawasan sekitar lokasi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan mencegah munculnya titik api baru.
“Begitu mendapat informasi adanya api, kami bersama tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sinergi seperti ini sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tegas IPDA Bima.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Kecepatan respons, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Polsek Hanau bersama seluruh unsur terkait juga terus memperkuat patroli dan pemantauan wilayah rawan Karhutla. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Langkah pencegahan dinilai penting mengingat kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

Polisi menegaskan, setiap potensi Karhutla harus ditangani sedini mungkin. Respons cepat dan sinergi lintas sektor menjadi garda terdepan untuk mencegah api meluas dan melindungi lingkungan serta masyarakat.(*As)