SERUYAN – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui kemeriahan perayaan. Polres Seruyan memilih menghadirkan makna kemerdekaan lewat aksi nyata berbagi dan peduli kepada anak-anak panti asuhan.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., bersama jajaran menyambangi Panti Asuhan Hj. Maskacil di Jalan Tjilik Riwut, Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Jumat (14/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Seruyan, Kabag Ops, dan Kasatbinmas menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako serta bendera Merah Putih kepada pengurus panti yang dipimpin Ustaz Halil.
Sebanyak 30 anak yatim piatu yang tinggal di Panti Asuhan Hj. Maskacil menerima bantuan dan perhatian dari keluarga besar Polres Seruyan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bagi AKBP Beddy, kemerdekaan tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni dan pengibaran bendera. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, serta perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Momentum kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada sesama. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Hj. Maskacil,” ujar AKBP Beddy.
Penyerahan bendera Merah Putih juga menjadi pesan kuat tentang pentingnya menanamkan nasionalisme sejak dini. Bendera menjadi simbol persatuan sekaligus pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak berhenti pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Polri juga dituntut mampu membangun kepedulian sosial serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Menjelang HUT ke-81 RI, Polres Seruyan mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menjaga semangat gotong royong.
Kemerdekaan bukan sekadar dirayakan, tetapi harus dirasakan melalui kepedulian dan kebersamaan.(*As)