KUALA PEMBUANG, – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, meminta kepala desa definitif yang baru dilantik memperkuat pembangunan di tingkat desa dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Menurut Harsandi, kepala desa memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kepala desa tidak hanya dituntut menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga memastikan program pembangunan memberikan dampak bagi kesejahteraan warga.
Hal tersebut disampaikan Harsandi seusai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji kepala desa terpilih di Lapangan Indoor Tenis, Kuala Pembuang, Senin (10/8/2026).
Harsandi bersyukur pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hingga pelantikan kepala desa terpilih dapat terlaksana. Ia menyebut proses tersebut menjadi bagian dari harapan yang telah diperjuangkan sejak 2023.
“Rasa syukur Alhamdulillah, pihak kami bekerja sama dengan Kementerian Desa diizinkan melaksanakan Pilkades. Kemarin sukses dilaksanakan dan hari ini kita sama-sama menjadi saksi pelantikan dan sumpah janji kepala desa terpilih,” ujar Harsandi.
Menurut dia, pelantikan kepala desa definitif tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Setelah menerima mandat dan mengucapkan sumpah, kepala desa memiliki tanggung jawab untuk menjalankan pemerintahan serta pembangunan desa.
“Harapan yang lama menjadi harapan kita semenjak tahun 2023, semua saat ini menjadi kenyataan hari ini,” katanya.
Harsandi menilai kepala desa definitif memiliki kewenangan yang lebih kuat dalam menjalankan tugas pemerintahan desa. Karena itu, ia meminta para kepala desa mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan sekaligus mengikuti arah pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Bagaimanapun tugas kades definitif jauh lebih kuat dalam melaksanakan tugas-tugasnya dalam memimpin desa,” ujar Harsandi.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Seruyan agar program pembangunan dapat berjalan searah dan saling mendukung.
“Besar harapan kami kades yang baru terpilih bisa dan mampu menjalankan tugas dan kewajiban dengan menjalankan pola dan format dengan sistem yang dibangun oleh pemerintahan sekarang,” katanya.
Selain pembangunan, Harsandi menyoroti persoalan kemiskinan di Kabupaten Seruyan. Ia berharap kepala desa yang baru dilantik dapat mengambil peran dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, potensi yang ada di setiap desa perlu dikelola secara optimal agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Harsandi bahkan menyampaikan target agar persoalan kemiskinan di Kabupaten Seruyan dapat ditekan hingga predikat tersebut tidak lagi melekat pada daerah itu pada 2027.
“Dengan terpilihnya dan terlantiknya kades baru di setiap desa, harapan kami bisa menghapus tingkat kemiskinan di Kabupaten Seruyan yang selama ini disandang. Target tahun 2027 predikat tersebut akan hilang dari Bumi Gawi Hatantiring ini,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, Harsandi meminta kepala desa bekerja selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Ia menilai pemerintah desa memiliki peran penting karena menjadi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Program yang disusun, kata dia, harus diarahkan pada kebutuhan warga dan memiliki hasil yang dapat dirasakan secara langsung.
“Kades definitif harus mengejar target kinerja yang sudah pemerintah daerah susun. Itu harapan kami,” pungkas Harsandi.
Pelantikan kepala desa definitif tersebut diharapkan menjadi awal bagi penguatan pemerintahan desa di Kabupaten Seruyan.
Tantangan berikutnya adalah memastikan mandat masyarakat diterjemahkan menjadi pelayanan publik, pembangunan, dan program peningkatan kesejahteraan yang berjalan secara nyata.(*As)