Ticker

6/recent/ticker-posts

Penemuan Pria Gantung Diri di Dalam Rumahnya menggegerkan warga Kuala Pembuang


Kuala Pembuang | Seruyan —
Suasana tenang di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kuala Pembuang l Kecamatan Seruyan Hilir, mendadak berubah mencekam pada Sabtu sore, 8 November 2025. 


Sekitar pukul 16.45 WIB, warga setempat dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, tergantung di dalam rumahnya sendiri.

Korban diketahui berinisial A.S (43), warga Jalan Diponegoro, gang samping Masjid Besar Nurul Yakin.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang curiga karena rumah korban tampak sepi dan tertutup. 


Saat diperiksa, warga mendapati korban sudah tidak bernyawa, tergantung menggunakan seutas tali yang diikat di balok atap ruang tengah rumahnya.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, korban diduga mengalami depresi berat.

“Kemungkinan karena depresi. Apalagi belum lama ini, korban baru saja ditinggal pergi oleh istrinya,” tutur warga tersebut dengan nada sedih.



Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Tak lama berselang, petugas dari Polres Seruyan datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area.


Setelah dilakukan proses identifikasi, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kuala Pembuang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Saat dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas medis dengan disaksikan pihak keluarga, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambahnya.

Peristiwa tragis ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Kuala Pembuang. Banyak yang merasa prihatin sekaligus terkejut, karena semasa hidupnya, korban dikenal cukup  baik dan mudah  bergaul, namun tidak menunjukkan tanda-tanda akan melakukan tindakan nekat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif dan penyebab pasti di balik aksi bunuh diri tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi mereka yang tengah mengalami tekanan hidup berat.




(*Bw_Mencarikeadilan.com)