Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Seruyan Tegaskan Pilkades Harus Bersih dan Profesional, Siap Terapkan Sistem E-Voting

Kuala Pembuang ll Seruyan ll https://www.mencarikeadilan.com.//— Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak berjalan jujur, adil, transparan, aman, dan bebas dari intervensi kepentingan apa pun. Penegasan tersebut disampaikan dalam penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Pilkades Serentak yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMDes) Rusdi Hidayat, Kepala Kesbangpol Linmas Agus Suharto, Kapolres Seruyan AKBP Han’s Itta Papahit, Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, perwakilan Kejari Seruyan Raj Bobby, serta unsur Kodim 1015 Sampit dan Forkopimda lainnya.


Ahmad Selanorwanda menegaskan, penandatanganan komitmen tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar moral dan politik seluruh pihak agar Pilkades tidak dicederai praktik kecurangan, intimidasi, maupun konflik horizontal.

“Pilkades adalah fondasi demokrasi di desa. Jika prosesnya rusak, maka tata kelola pemerintahan desa juga akan rusak. Tidak boleh ada ruang bagi kecurangan, tekanan, atau kepentingan sempit,” tegas Bupati.

Ia menekankan bahwa kepala desa yang terpilih harus benar-benar lahir dari kehendak murni masyarakat, bukan hasil rekayasa, mobilisasi, ataupun pengaruh kekuasaan. Karena itu, seluruh panitia Pilkades, aparatur desa, dan unsur keamanan diminta menjaga profesionalitas dan netralitas.

Bupati juga memastikan bahwa seluruh tahapan Pilkades telah dipersiapkan secara matang. Regulasi daerah telah tersedia, anggaran telah dialokasikan, dan mekanisme pelaksanaan telah diatur sebagai pedoman bersama.

“Perda sudah ada, anggaran sudah tersedia. Selanjutnya akan ada tahapan sosialisasi dan pelatihan bagi petugas Pilkades agar pelaksanaan berjalan tertib dan profesional,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Selanorwanda mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk mempelajari penerapan sistem e-voting dengan melakukan kunjungan ke Kabupaten Barito Kuala (Marabahan), yang dinilai sukses melaksanakan Pilkades berbasis teknologi.

“Kita akan cermati dan pelajari. Sistem e-voting lebih efisien, efektif, dan dapat mengurangi potensi dinamika negatif dalam Pilkades. Beberapa desa di Seruyan sangat memungkinkan menggunakan sistem ini, bahkan tidak menutup kemungkinan diterapkan secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap Pilkades Serentak mampu melahirkan kepala desa yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan kemampuan pengelolaan keuangan desa yang baik, serta mampu merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan potensi desa.

Ia juga menyinggung kondisi Penjabat (PJ) Kepala Desa yang selama ini dinilai belum optimal. Menurutnya, pengisian PJ Kades di masa lalu kerap dilakukan tanpa persiapan matang, sehingga berdampak pada kurang efektifnya roda pemerintahan desa.

“Ini realitas di lapangan. Ke depan, PJ Kades yang memenuhi kriteria kepemimpinan, memahami wilayah dan masyarakatnya, akan dievaluasi dan bisa diperpanjang masa tugasnya,” tegasnya.


Bupati berharap persiapan Pilkades dilakukan secara benar-benar matang serta didukung partisipasi masyarakat yang tinggi agar pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses.

Sebagai informasi, Pilkades Serentak di Kabupaten Seruyan akan dilaksanakan di 51 desa dari total 97 desa, dengan target penyelesaian paling lambat Juni 2026.

“Target kita jelas, Pilkades harus rampung tepat waktu dan menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas,” tutup Ahmad Selanorwanda.

*As_Mencarikeadilan.com.