Ticker

6/recent/ticker-posts

Jalan Berlubang Ancam Nyawa, Satlantas Polres Seruyan Turun Tangan Tambal Bahaya di Jalur Vital Kuala Pembuang arah Sampit


Kuala Pembuang ll Seruyan https://www.mencarikeadilan.com.//— Lubang-lubang menganga di jalan raya bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. 

Di jalur vital Kuala Pembuang arah Sampit, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, kondisi tersebut akhirnya memicu respons langsung aparat kepolisian.

Pada Kamis,18/12/2025 Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Seruyan turun langsung ke lokasi melakukan survei lapangan sekaligus penambalan jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Jalan poros tersebut merupakan urat nadi mobilitas warga dan distribusi barang. Namun ironisnya, di sejumlah titik, kondisi aspal justru berubah menjadi jebakan berbahaya, terutama saat hujan atau malam hari, ketika lubang sulit terlihat dan rawan memicu kecelakaan.

Kasatlantas Polres Seruyan, Iptu Subronto, S.H., M.A.P., yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar formalitas. Menurutnya, kerusakan jalan adalah faktor risiko kecelakaan yang kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa fatal.

“Kami melakukan pemetaan dan identifikasi titik-titik kerusakan, memantau arus lalu lintas, sekaligus melakukan penambalan sementara. Ini langkah darurat untuk menekan potensi kecelakaan,” tegas Iptu Subronto di sela kegiatan.

Fakta di lapangan menunjukkan, sejumlah lubang cukup dalam dan berada di jalur aktif kendaraan. Tanpa penanganan cepat, kondisi ini berpotensi menyebabkan pecah ban, kendaraan oleng, hingga kecelakaan beruntun, risiko yang sepenuhnya ditanggung masyarakat sebagai pengguna jalan.

Iptu Subronto juga menyiratkan bahwa langkah ini merupakan bentuk intervensi dini aparat kepolisian di luar fungsi penegakan hukum semata.

“Kami tidak menunggu korban atau laporan. Keselamatan publik harus didahulukan. Penambalan ini bersifat sementara, sementara perbaikan permanen menjadi tanggung jawab lanjutan Dinas PUPR,” pungkasnya.

Kolaborasi lintas sektor ini sekaligus membuka fakta bahwa persoalan jalan rusak membutuhkan respons cepat, bukan sekadar perencanaan di atas meja. 

Satlantas Polres Seruyan memastikan, pengawasan terhadap titik rawan kecelakaan akan terus ditingkatkan, termasuk mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan.

Di tengah arus lalu lintas yang kian padat menjelang akhir tahun, satu hal menjadi jelas: jalan rusak bukan hanya soal aspal yang terkelupas, melainkan soal nyawa yang dipertaruhkan setiap hari.


-As_Mencarikeadilan.com