Ticker

6/recent/ticker-posts

Dugaan Pelecehan Oknum Guru Agama Terhadap Siswi SD di Tulang Bawang Kian Menguat: Kepala Sekolah SDN 02 Gunung Sakti Bungkam, Terlapor Raib





Tulang bawang-https://www.mencarikeadilan.com   Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum guru agama terhadap seorang siswi sekolah dasar di Kabupaten Tulang Bawang terus menggelinding dan semakin menyita perhatian publik. Ironisnya, hingga kini belum terlihat sikap terbuka dari pihak sekolah tempat dugaan peristiwa tersebut terjadi.
Sekolah yang dimaksud adalah SD Negeri 02 Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang. Tim awak media telah berulang kali mendatangi sekolah tersebut guna meminta klarifikasi resmi, namun upaya itu berujung nihil. Kepala sekolah terkesan memilih bungkam dan menghindar dari tanggung jawab moral maupun institusional.
(07/01/2026)

Tak hanya di lingkungan sekolah, tim juga mendatangi kediaman pribadi kepala sekolah. Namun lagi-lagi, yang bersangkutan tidak memberikan respons apa pun. Sikap diam ini justru memunculkan spekulasi dan kecurigaan publik, seolah ada sesuatu yang sengaja ditutupi dari kasus yang menyangkut keselamatan dan martabat anak didik.
Sementara itu, oknum guru agama yang diduga menjadi terlapor juga menghilang sejak kasus ini mencuat ke publik. 

 Keberadaannya tidak diketahui, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Upaya konfirmasi secara langsung pun tidak membuahkan hasil, menambah daftar kejanggalan dalam perkara ini.
Perilaku menghindar dari kedua pihak tersebut dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Terlebih, dugaan kasus ini menyangkut pelecehan terhadap anak di bawah umur kejahatan serius yang tidak boleh dipandang ringan, apalagi terjadi di institusi pendidikan dasar.

Tim media menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Dalam waktu dekat, tim berencana mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang untuk meminta penjelasan resmi serta sikap tegas institusi terhadap dugaan pelanggaran berat yang mencoreng dunia pendidikan.
Publik secara luas mendesak agar, apabila dugaan ini terbukti, sanksi berat dijatuhkan tanpa kompromi, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum guru yang bersangkutan. Pasalnya, tindakan semacam ini dinilai merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan dan menciptakan trauma mendalam bagi korban.

Sebelumnya, tim juga telah mendatangi Polres Tulang Bawang guna memastikan pengawalan hukum atas perkara tersebut. Dari pihak kepolisian disampaikan bahwa langkah awal telah dilakukan.
“Kami sudah melakukan pemanggilan terhadap oknum guru dan juga kepala sekolah untuk klarifikasi,” ujar seorang penjaga yang tengah bertugas saat itu.
Kini publik menunggu ketegasan aparat penegak hukum dan instansi pendidikan. Kasus di SD Negeri 02 Gunung Sakti, Kecamatan Menggala ini menjadi ujian serius: apakah negara benar-benar hadir melindungi anak-anak, atau justru membiarkan dunia pendidikan tercoreng oleh pembiaran dan kebisuan.
(Tim/red l Bersambung)