Kuala Pembuang // Seruyan Tengah//https://www.mencarikeadilan.com.ll — Di tengah meningkatnya potensi gangguan keamanan akibat pencurian Tandan Buah Segar (TBS) sawit, Kepolisian Resor (Polres) Seruyan tidak tinggal diam. Aparat memilih langkah terukur: mengedepankan pencegahan berbasis dialog, namun tetap menyiapkan penegakan hukum yang tegas bagi pelaku kejahatan.
Pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 15.45 WIB, Polres Seruyan memfasilitasi pertemuan strategis di Kantor Besar PT Ciptani Kumai Sejahtera (CKS), Kecamatan Seruyan Tengah. Forum ini mempertemukan kepolisian, manajemen perusahaan, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat dan pengurus koperasi sebuah langkah nyata meredam potensi konflik sebelum membesar.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., yang memimpin langsung pertemuan tersebut menegaskan bahwa pendekatan keamanan modern tidak cukup hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan sosial.
“Pendekatan kami humanis dan dialogis. Masyarakat di wilayah ini kami anggap sebagai saudara, sehingga setiap potensi gangguan Kamtibmas menjadi tanggung jawab bersama untuk dicegah sejak dini,” ujar AKBP Beddy dengan tegas.
Namun, di balik nada persuasif tersebut, pesan peringatan juga disampaikan secara lugas: pencurian TBS tetap merupakan tindak pidana dan tidak akan ditoleransi. Polres Seruyan siap menindak siapa pun yang terbukti terlibat, tanpa pandang bulu.
Untuk memperkuat pencegahan, Polres Seruyan akan mengintensifkan patroli dialogis, sambang ke desa-desa perkebunan, serta sosialisasi hukum kepada masyarakat dan pengurus koperasi. Langkah ini bertujuan memutus rantai provokasi, mempersempit ruang kejahatan, dan membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Camat Batu Ampar Frenggo Kusumo, S.Tp., M.Si., Ketua Koperasi Gawi Hapakat Maju Bersama, Ketua Koperasi Padang Tagari Sejahtera, Ketua BPD Desa Derawa, serta jajaran Polres Seruyan, menandakan bahwa persoalan TBS bukan hanya urusan polisi atau perusahaan, melainkan tanggung jawab bersama.
Polres Seruyan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas wilayah melalui kombinasi tiga pendekatan: preventif, preemtif, dan penegakan hukum yang profesional serta berkeadilan.
Pesannya jelas dan frontal: dialog akan dikedepankan, tetapi hukum tetap berdiri tegak bagi siapa pun yang merusak ketertiban dan mencuri hak orang lain.
*As_Mencarikeadilan.com.