KUALA PEMBUANG https://www.mencarikeadilan.com— Personel Pamapta III Polres Seruyan bersama piket satuan fungsi melakukan patroli ke sejumlah gereja di wilayah Kuala Pembuang dan sekitarnya, Minggu (15/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan ibadah Minggu umat Nasrani berlangsung aman dan kondusif.
Patroli dilakukan dengan menyambangi langsung rumah-rumah ibadah serta memantau situasi di sekitar lingkungan gereja, termasuk area parkir kendaraan jemaat.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi melalui Kepala SPKT Polres Seruyan Ipda Akbar Perdana mengatakan, pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut dia, kehadiran polisi di tengah kegiatan ibadah bertujuan memberikan rasa aman kepada jemaat yang sedang menjalankan ibadah.
“Kehadiran personel kepolisian di lokasi gereja untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan melakukan patroli serta pemantauan di sekitar area gereja,” kata Akbar.
Di lapangan, personel Pamapta III Polres Seruyan Aiptu Andi Sugiyanto menyebut patroli juga disertai koordinasi dengan petugas pengamanan internal gereja serta petugas parkir.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan ibadah berlangsung.
“Kami juga mengimbau jemaat agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta memastikan kendaraan yang diparkir dalam kondisi aman dan terkunci,” ujar Andi.
Ia menegaskan, patroli rumah ibadah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan kepolisian sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Selain itu, kehadiran polisi diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kegiatan ibadah Minggu di sejumlah gereja di wilayah hukum Polres Seruyan berlangsung dengan aman dan tertib. Jemaat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa adanya gangguan yang berarti.
Sinergi antara pihak gereja dan kepolisian juga dinilai berperan penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan ibadah berlangsung.