Ticker

6/recent/ticker-posts

Rampok Alfamart di Palangka Raya, Pelaku Bercelurit Gasak Uang dan Barang Senilai Rp11,6 Juta


PALANGKA RAYA,  https://www.mencarikeadilan.com— Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di sebuah gerai Alfamart di Jalan Junjung Buih Induk, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (21/3/2026) malam. Pelaku yang membawa senjata tajam jenis celurit mengancam karyawan dan menguras isi kasir saat toko hendak tutup.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 22.54 WIB. Saat itu, karyawan tengah bersiap menutup operasional ketika seorang pria tak dikenal tiba-tiba masuk ke dalam toko. Dengan menodongkan celurit, pelaku memaksa karyawan menyerahkan uang tunai dari laci kasir.

Tidak hanya mengambil uang, pelaku juga menggondol sejumlah barang dagangan, termasuk rokok. Sebelum melarikan diri, pelaku sempat merusak satu unit telepon genggam milik toko.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Pada Minggu (22/3/2026) siang, tim piket SPKT bersama fungsi terkait melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dipimpin Kanit Jatanras Satreskrim Iptu Helmi Hamdani.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan melakukan pengamatan sebelumnya. Dugaan ini diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam ciri-ciri pelaku, yakni mengenakan jaket merah berpenutup kepala, masker hitam, celana jeans, serta membawa celurit.

Setelah beraksi, pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp11,6 juta, di luar sejumlah barang lain yang masih dalam proses pendataan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kanit Jatanras Iptu Helmi Hamdani menyatakan, pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Kami telah mengamankan barang bukti serta rekaman CCTV. Saat ini tim masih melakukan pengejaran untuk mengungkap identitas pelaku,” ujar Helmi.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus. Hingga kini, kasus perampokan tersebut masih dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian.


          (*As/rls/hms)