Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda Luncurkan Alat Berat DPUPR, Fokus Percepat Akses Jalan Pedalaman


Seruyan- Panyompa // – https://www.mencarikeadilan.com // Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda meresmikan penggunaan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Seruyan sebagai langkah percepatan pembangunan infrastruktur daerah, terutama di wilayah hulu dan pedalaman yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Peluncuran alat berat tersebut dilaksanakan di Workshop UPTD Alat Berat Dinas PUPR Kecamatan Seruyan Hulu, Senin (8/6/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian, Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, unsur Forkopimda, para camat, kepala perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan besar swasta (PBS).

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Seruyan menyerahkan sejumlah sarana operasional berupa kendaraan Hilux, dump truck, tronton, motor grader, ekskavator, hingga stum yang akan ditempatkan di UPTD Alat Berat DPUPR Seruyan Hulu.


Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan, pengadaan alat berat bukan sekadar pelengkapan fasilitas kerja, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat kapasitas pembangunan infrastruktur secara mandiri dan berkelanjutan.

“Dengan dukungan alat yang memadai, pekerjaan pemeliharaan maupun peningkatan jalan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan efisien,” kata Ahmad Selanorwanda dalam sambutannya.
Menurut dia, sebagian unit alat berat telah siap dioperasikan, sementara beberapa lainnya masih menjalani proses pemeriksaan teknis akhir guna memastikan kualitas dan kesiapan operasional di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan menargetkan alat berat tersebut digunakan untuk mempercepat penanganan ruas jalan strategis di wilayah pedalaman, di antaranya jalur Rantau Pulut–Tumbang Manjul, Tumbang Langkai, Tumbang Magin, Tumbang Darap, hingga Tanjung Paku.

Wilayah-wilayah tersebut selama ini menjadi perhatian karena kondisi akses jalan yang masih terbatas dan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi daerah.

Bupati menilai, konektivitas antarwilayah menjadi faktor penting dalam membuka keterisolasian desa-desa pedalaman sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Seruyan.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, Damang, Mantir, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk terlibat aktif menjaga serta mendukung pembangunan infrastruktur daerah.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Peluncuran alat berat DPUPR tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Seruyan memperkuat pelayanan publik di sektor infrastruktur sekaligus mempercepat pembangunan kawasan hulu dan pedalaman menuju Seruyan yang lebih maju dan berdaya saing.

*As_Mencarikeadilan.com.