Kejuaraan digelar selama dua hari, 19–20 Juni 2026, dan diikuti peserta dari kalangan masyarakat umum serta anggota Polri se-Kalimantan Tengah. Polres Seruyan mengirim empat peserta, terdiri atas dua personel kategori Polri, yakni IPDA Rais Mahajir dan Bripda Akbar Maulana, serta dua peserta kategori umum, Dody Ariyanto dan Sultan Aulia.
Pada kategori umum, Dody Ariyanto finis di posisi kedua, sedangkan Sultan Aulia menempati peringkat ketiga. Hasil itu menempatkan Polres Seruyan sebagai salah satu kontingen yang berhasil membawa pulang lebih dari satu gelar pada ajang tersebut.
Penutupan kejuaraan dihadiri Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan beserta pejabat utama Polda Kalteng, Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Tengah Ny. Maya Iwan Kurniawan, Wakil Ketua Umum PB Percasi, Ketua Percasi Kalimantan Tengah, serta para peserta dan official.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi institusi sekaligus menunjukkan potensi personel di luar pelaksanaan tugas kepolisian.
"Kami bangga atas prestasi yang diraih Dody Ariyanto dan Sultan Aulia. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Seruyan untuk terus mengembangkan kemampuan dan berprestasi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang olahraga," kata Beddy.
Menurut dia, pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polres Seruyan tidak hanya diarahkan pada peningkatan profesionalisme dalam bertugas, tetapi juga mendorong pengembangan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian Polres Seruyan dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara Ke-80 sekaligus memperkuat budaya kompetisi, sportivitas, dan pembinaan prestasi di lingkungan kepolisian.