SERUYAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan kembali menorehkan prestasi. Dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026, Satlantas Polres Seruyan berhasil meraih predikat Best Digital Penetration & Law Enforcement Compliance atau Penetrasi Digital Terbaik dan Kepatuhan Penegakan Hukum.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rakernis Fungsi Lalu Lintas Polda Kalteng yang digelar di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah, Rabu (12/8/2026). Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti jajaran fungsi lalu lintas Polda Kalteng.
Rakernis mengusung tema “Digitalisasi Layanan Polantas Ditlantas Polda Kalteng Guna Memperkuat Pelayanan Publik yang Presisi Menuju Indonesia Emas.”
Prestasi Satlantas Polres Seruyan menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus memastikan penegakan hukum lalu lintas berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Seruyan mengikutsertakan Kasat Lantas, Kaurmintu Satlantas, Kanit Kamsel, Kanit Gakkum, Kanit Turgjawali, serta Benma Satlantas.
Rakernis dihadiri Kapolda Kalimantan Tengah, Wakapolda Kalteng, Dirlantas Polda Kalteng, jajaran PJU Polda Kalteng dan PJU Ditlantas Polda Kalteng. Para Kasat Lantas dan pejabat fungsi lalu lintas dari seluruh jajaran Polda Kalteng juga turut hadir.
Penghargaan diberikan Dirlantas Polda Kalteng kepada sejumlah Polres jajaran yang dinilai berhasil menunjukkan capaian kinerja terbaik. Satlantas Polres Seruyan menjadi salah satu penerima penghargaan melalui kategori Best Digital Penetration & Law Enforcement Compliance.
Kasat Lantas Polres Seruyan IPTU Subronto, S.H., M.A.P., menegaskan penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Digitalisasi bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat,” ujar IPTU Subronto
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Satlantas Polres Seruyan dalam menjalankan tugas, terutama dalam memperkuat pelayanan publik dan penegakan hukum di bidang lalu lintas.
Ia menegaskan, prestasi tersebut tidak boleh membuat jajaran Satlantas berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan menjadi tantangan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan.
“Ke depan, kami akan terus mempertahankan capaian ini dan meningkatkan kepatuhan dalam pelaksanaan penegakan hukum. Harapannya, masyarakat semakin merasakan pelayanan Polantas yang presisi, humanis, dan profesional,” tegasnya.
Penghargaan ini sekaligus mempertegas komitmen Satlantas Polres Seruyan dalam mendorong modernisasi pelayanan kepolisian. Pemanfaatan sistem digital diharapkan mampu memangkas proses yang tidak efektif, meningkatkan transparansi, serta memperkuat akuntabilitas dalam pelayanan lalu lintas.
Dengan predikat tersebut, Satlantas Polres Seruyan menunjukkan bahwa pelayanan lalu lintas berbasis digital dan penegakan hukum yang patuh terhadap aturan dapat berjalan beriringan—tegas dalam penindakan, tetapi tetap cepat, transparan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(*As)