Ticker

6/recent/ticker-posts

Dua Jam Berjibaku, Tim Gabungan Jinakkan Titik Api di Pembuang Hulu II

SERUYAN, — Titik api kembali muncul di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kali ini, kebakaran terjadi di kawasan semak belukar di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Km 133, Desa Pembuang Hulu II, Kecamatan Hanau, Jumat (18/9/2026).

Personel gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, dan unsur terkait langsung dikerahkan setelah menerima informasi mengenai titik api sekitar pukul 12.39 WIB.

Petugas bergerak cepat menuju lokasi untuk mencegah api menjalar dan meluas ke area lain. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan penyemprotan air ke titik api serta semak belukar yang terbakar.

Pemadaman dilakukan secara terarah dengan menyasar bagian api yang masih menyala sekaligus membasahi area di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus jalur penyebaran api dan mengantisipasi munculnya kobaran baru.

Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Kapolsek Hanau IPDA Bima Satria Susilo, mengatakan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi. Pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik api dan area yang terbakar untuk menghentikan penyebaran serta mencegah api menjalar ke lokasi lainnya,” ujar Bima.

Menurut dia, penanganan tidak berhenti setelah api padam. Area bekas terbakar tetap dipantau untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali memicu kebakaran.

Polsek Hanau juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi kemarau yang membuat vegetasi kering mudah terbakar.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api. Deteksi dan penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang dan sulit dikendalikan.

Dengan pemadaman cepat di Pembuang Hulu II, titik api berhasil dikendalikan sebelum meluas. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan karena potensi munculnya kembali kebakaran masih harus diantisipasi.(*As)