SERUYAN,– Tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang pesisir Pantai Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyusul ditemukannya sejumlah life raft yang diduga berkaitan dengan tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Patroli terpadu dan pengamanan tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026). Tim melibatkan personel Sat Polairud Polres Seruyan, Marnit Direktorat Polairud Seruyan, Pos AL Kuala Pembuang, dan Basarnas Sampit.
Sebanyak enam unit life raft berhasil diamankan dari sejumlah titik di sepanjang pesisir. Lokasi penemuan antara lain Pantai Sungai Ranggau, Pantai Sungai Lengger, Pantai Sungai Batang Bahalang, serta beberapa titik di Pantai Sungai Tulis.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan sekitar pukul 08.00 WIB di bawah pimpinan Danpos AL Kuala Pembuang Letnan Dua Laut (P) Yudi Yusmanto, didampingi Kasat Polairud Polres Seruyan AKP Djoko Poernomo.
Tim gabungan kemudian bergerak menuju Desa Sungai Perlu sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di Kantor Desa Sungai Perlu sekitar pukul 10.30 WIB, personel berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga sebelum melanjutkan penyisiran menuju sejumlah titik pesisir.
Penyisiran dilakukan hingga sore hari. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim kembali memperluas pencarian dengan menyisir pesisir Pantai Sungai Perlu hingga wilayah perbatasan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada life raft lain maupun korban yang terdampar di sepanjang garis pantai.
Dari hasil penyisiran, tim tidak menemukan korban jiwa maupun life raft tambahan.
Enam life raft yang ditemukan di sejumlah titik pesisir kemudian diamankan oleh tim gabungan untuk kepentingan penanganan dan pendataan lebih lanjut.
Setelah penyisiran selesai, tim kembali ke Kantor Desa Sungai Perlu sekitar pukul 17.30 WIB untuk melakukan konsolidasi. Apel konsolidasi dilaksanakan pukul 18.30 WIB dan seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.
Kasat Polairud Polres Seruyan AKP Djoko Poernomo mengatakan, pencarian dan koordinasi dengan pihak terkait masih akan dilakukan. Menurut dia, ditemukannya life raft menjadi bagian penting dalam proses penelusuran informasi mengenai KM Virgo Transport 8.
“Kami tidak menemukan korban jiwa di sepanjang pesisir yang kami sisir hari ini. Namun demikian, kami tidak akan berhenti sampai di sini,” ujar Djoko.
Ia menegaskan, tim masih berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan kondisi awak maupun penumpang KM Virgo Transport 8.
“Koordinasi dengan seluruh pihak terkait akan terus kami lakukan untuk memastikan keselamatan seluruh awak dan penumpang KM Virgo Transport 8,” katanya.
Hingga penyisiran berakhir pada Kamis malam, belum ditemukan korban jiwa di sepanjang wilayah pesisir yang menjadi lokasi pencarian.
Tim gabungan masih melakukan langkah lanjutan guna memastikan seluruh informasi mengenai insiden kapal tersebut dapat diketahui secara menyeluruh.(*As)