Www, MencariKeadilan, Com, - Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal yang kerap di panggil Kiyai Mirza , meninjau penanganan reaksi cepat ruas Gunung Batin – Daya Murni , Kecamatan Terusan Nunyai , Lampung Tengah . Peninjauan ini membuka dua persoalan utama : Temuan pekerjaan lama yang tidak sesuai standar , dan beban jalan yang jauh melampaui kapasitas .
Ruas jalan provinsi sepanjang ±12 km ini sudah bertahun - tahun rusak . Bukan tanpa sebab . Di lapangan ditemukan , struktur dasar jalan pada pekerjaan sebelumnya tidak memenuhi spesifikasi. Lapis pondasi (base) yang seharusnya setebal 35 cm , pada beberapa titik kurang dari standar. Dampaknya jelas !! : jalan cepat rusak dan warga yang menanggung akibatnya.
Dan di sisi lain , jalan dengan daya dukung maksimal 8 ton terus dipaksa menahan kendaraan hingga 40 ton, terutama angkutan komoditas. Ketimpangan ini membuat perbaikan bersifat tambal - sulam jika akar masalahnya tidak diselesaikan.
Gubernur Mirza menegaskan , era pekerjaan asal - asalan harus dihentikan. Kualitas menjadi syarat mutlak . Pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan dibayar, karena infrastruktur ini menyangkut keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 km agar lalu lintas tetap berjalan, terutama menjelang 'Idul fitri.
Selanjutnya, perbaikan akan dilanjutkan secara permanen dengan aspal dua lapis dan penguatan struktur, agar jalan benar - benar siap menanggung fungsi ekonominya.
Perbaikan jalan bukan hanya sekadar menutup lubang , tapi membenahi kesalahan lama dan menyesuaikan beban nyata di lapangan ; demi akses yang layak dan ekonomi warga yang terus bergerak...( Amsiruddin ) .