Ticker

6/recent/ticker-posts

Pamapta lll Polres Seruyan Intensifkan Sambang Pos Kamling, Upaya Preventif Tekan Kriminalitas di Tingkat Desa



Kuala Pembuang // Seruyan Hilir Timur//—https://www.mencarikeadilan.com Polres Seruyan mengintensifkan patroli sambang ke Pos Keamanan Lingkungan (pos kamling) sebagai bagian dari strategi pencegahan kriminalitas berbasis masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di tingkat desa.

Kegiatan terbaru digelar jajaran Pamapta III di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Rabu (25/3/2026) malam. Patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi, tetapi juga mengedepankan pendekatan dialogis dengan warga yang tengah melaksanakan ronda.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi melalui Kepala SPKT Ipda Akbar Perdana menegaskan, kehadiran aparat di pos kamling merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi aktif dengan masyarakat.

“Pencegahan menjadi kunci. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak kriminal,” ujar Ipda Akbar.

Di lapangan, personel yang dipimpin Aiptu Andi Sugiyanto menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung. Warga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana 3C, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor serta potensi kenakalan remaja dan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, polisi menyoroti masih lemahnya sistem pelaporan tamu di tingkat RT. Kewajiban melapor bagi tamu yang menginap lebih dari 1x24 jam kembali ditekankan sebagai bagian dari mekanisme deteksi dini berbasis komunitas.

“Pengawasan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Disiplin sosial, termasuk pelaporan tamu, menjadi fondasi penting dalam mencegah gangguan keamanan,” kata Aiptu Andi.

Warga juga didorong memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 sebagai saluran cepat pelaporan jika menemukan indikasi gangguan kamtibmas.



Aktivitas Pos Kamling Belum Merata

Di tengah upaya penguatan patroli, efektivitas pos kamling di sejumlah wilayah masih menjadi catatan. Aktivitas ronda malam di beberapa titik dilaporkan menurun, bahkan tidak sedikit pos kamling yang tidak lagi difungsikan secara optimal.

Kondisi ini berpotensi melemahkan sistem keamanan berbasis warga yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Tanpa keterlibatan aktif masyarakat, upaya preventif sulit berjalan maksimal.

Meski demikian, di Desa Pematang Panjang, partisipasi warga dinilai masih terjaga. Bahkan, terdapat tiga pos kamling yang saat ini aktif digunakan untuk pengawasan lingkungan.

Polisi melihat kondisi tersebut sebagai modal sosial yang perlu dipertahankan dan diperkuat melalui pendekatan persuasif dan berkelanjutan.



Kolaborasi Jadi Penentu

Penguatan kamtibmas di tingkat lokal pada akhirnya bertumpu pada sinergi antara aparat dan masyarakat. Kepolisian berperan sebagai fasilitator dan penggerak, sementara warga menjadi aktor utama dalam menjaga lingkungannya.

Pendekatan ini sejalan dengan konsep community policing, yang menempatkan masyarakat sebagai bagian integral dari sistem keamanan. Dalam konteks ini, pos kamling tidak sekadar simbol, melainkan instrumen nyata pengawasan sosial.

Di tengah meningkatnya kompleksitas potensi gangguan keamanan, langkah preventif seperti sambang pos kamling dinilai tetap relevan dengan catatan dilakukan secara konsisten, terukur, dan tidak berhenti pada rutinitas seremonial semata.


*As_Mencarikeadilan.com.