PALANGKA RAYA — https://www.mencarikeadilan.com// Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda sebagai Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Seruyan bersama tujuh Ketua DAD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah serta Kepala BATAMAD kabupaten/kota, Kamis, 22 Mei 2026.
Pelantikan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurut dia, pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, lembaga adat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Semangat kebersamaan dan nilai Huma Betang harus terus dijaga sebagai simbol persatuan dalam keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah,” kata Agustiar.
Ia menekankan pentingnya persatuan, kerja sama, dan penguatan nilai kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kata dia, terus berupaya meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ekonomi daerah, dan mendorong investasi strategis yang mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, Agustiar mengingatkan agar investasi yang masuk tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati adat dan budaya daerah.
Menurut dia, pembangunan yang berhasil bukan hanya ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadirnya keadilan sosial dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat hingga ke daerah pelosok.
Pada kesempatan itu, gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat komunikasi, dan terus mendukung pembangunan daerah secara bersama-sama.
Ia optimistis semangat gotong royong dan kerja keras seluruh elemen masyarakat akan membawa Kalimantan Tengah menjadi daerah yang semakin maju, aman, dan bermartabat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan ditutup dengan harapan agar seluruh pihak terus bersinergi membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.