SERUYAN —Sandul // https://www.mencarikeadilan.com//Sejumlah desa di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, bersiap mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026. Salah satu desa yang mulai memunculkan kandidat yakni Desa Sandul, Kecamatan Batu Ampar.
Salah satu bakal calon yang menyatakan siap maju adalah Pini. Ia menegaskan keikutsertaannya dalam Pilkades bukan sekadar kepentingan politik, melainkan bentuk pengabdian untuk membenahi pemerintahan desa dan mendorong kemajuan Desa Sandul.
“Saya maju semata-mata ingin membenahi pemerintahan desa dan memajukan Desa Sandul agar lebih baik lagi,” kata Pini saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 22 Mei 2026.
Menurut dia, keputusan maju sebagai calon kepala desa juga bukan hanya keinginan pribadi, melainkan dorongan dari masyarakat Desa Sandul yang menginginkan perubahan tata kelola pemerintahan desa lebih terbuka dan berpihak kepada rakyat.
Pini mengusung visi mewujudkan Desa Sandul yang “MANDIRI”, yakni maju, aman, nyaman, demokratis, religius, dan indah melalui pelayanan yang jujur, kerja nyata, serta pembangunan bertahap.
Dalam programnya, ia menitikberatkan pada peningkatan pelayanan masyarakat yang cepat dan terbuka, pengembangan BUMDes sebagai pilar ekonomi desa, perbaikan fasilitas desa sesuai kemampuan anggaran, dukungan terhadap pemuda, petani, dan UMKM, serta pengelolaan dana desa secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga iklim demokrasi yang sehat tanpa politik uang maupun praktik-praktik yang mencederai proses Pilkades.
“Saya mengajak masyarakat memilih dengan hati nurani tanpa mengedepankan politik uang. Pilkades ini harus menjadi momentum demokrasi yang aman, tertib, dan membawa kebaikan bagi Desa Sandul,” ujarnya.
Pini berharap pelaksanaan Pilkades nanti berlangsung damai serta menjadi titik awal lahirnya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan mampu bekerja nyata untuk masyarakat.
Pilkades serentak yang tinggal sekitar dua bulan lagi dinilai menjadi momentum penting bagi masyarakat Seruyan dalam menentukan arah pembangunan desa masing-masing. Warga diharapkan lebih bijak dan teliti dalam memilih pemimpin desa karena kemajuan desa dinilai sangat bergantung pada kualitas kepemimpinannya.
“Kalau bukan kita yang membangun desa, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” kata Pini.