SERUYAN // Seruyan Hulu — https://www.mencarikeadilan.com//Debit air di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dilaporkan terus mengalami kenaikan sejak Sabtu pagi hingga malam hari, 13 Juni 2026. Kondisi tersebut membuat sejumlah ruas jalan pemukiman warga terendam banjir dan aktivitas masyarakat mulai terganggu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air terlihat menutupi akses jalan lingkungan di RT 09 Desa Tumbang Manjul. Ketinggian air diperkirakan terus bertambah seiring intensitas hujan yang masih terjadi di wilayah hulu sungai.
Sejumlah warga terlihat mulai mengamankan kendaraan dan barang-barang rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi jika debit air kembali meningkat pada malam hari.
“Dari pagi air terus naik. Sampai malam ini belum ada tanda surut,” ujar salah seorang warga setempat.
Banjir yang melanda kawasan pemukiman tersebut diduga dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan meluapnya aliran sungai dan drainase di wilayah Seruyan Hulu.
Selain merendam jalan lingkungan, kondisi itu juga mulai menyulitkan mobilitas warga, terutama pengguna kendaraan roda dua yang harus mendorong motor melewati genangan air berlumpur.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pemantauan serta langkah antisipasi guna mencegah dampak banjir semakin meluas, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi pada malam hingga dini hari.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi debit air di Desa Tumbang Manjul masih terpantau naik dan masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.(*As)