Ticker

6/recent/ticker-posts

Kapolres Seruyan Turun Kawal Musyawarah Hak Plasma PT BAP, AKBP Beddy Suwendi Tekankan Dialog dan Kamtibmas


SERUYAN,  — Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., menghadiri musyawarah penyampaian aspirasi masyarakat terkait hak plasma bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati Seruyan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat di kawasan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP), Desa Rungau Raya, Kabupaten Seruyan, Jumat (9/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB itu menjadi ruang dialog bagi pemerintah, unsur Forkopimda, perusahaan, dan masyarakat untuk membahas aspirasi terkait hak plasma sekaligus mencari jalan penyelesaian yang dapat diterima bersama.

Kehadiran Kapolres Seruyan dalam musyawarah tersebut menegaskan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendorong agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib, damai, dan mengedepankan komunikasi antarpihak.
Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak mendapat ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi. Dialog berlangsung terbuka dalam suasana kekeluargaan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi di tengah persoalan hak plasma yang menjadi perhatian masyarakat.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menekankan pentingnya mengedepankan dialog, saling menghormati, serta menjaga komunikasi yang baik agar proses penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Kami berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, saling menghormati, dan menjaga komunikasi yang baik dalam menyampaikan maupun menanggapi aspirasi. Semoga musyawarah ini menjadi langkah menuju penyelesaian yang adil dan bermartabat, dengan tetap menjaga persatuan serta situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Seruyan,” ujar Beddy Suwendi.


Beddy berharap musyawarah tidak berhenti sebatas pertemuan, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah, unsur Forkopimda, perusahaan, dan masyarakat.

Menurutnya, penyampaian aspirasi perlu tetap dilakukan dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan. Stabilitas keamanan menjadi hal penting agar proses dialog dapat berjalan tanpa gangguan dan setiap pihak memiliki ruang untuk menyampaikan kepentingannya.

Persoalan hak plasma sendiri menyangkut aspirasi masyarakat yang membutuhkan tindak lanjut melalui mekanisme dan kewenangan yang sesuai. Karena itu, komunikasi antarpihak diharapkan terus terpelihara agar pembahasan dapat bergerak menuju penyelesaian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui musyawarah tersebut, Polres Seruyan berharap situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga upaya mencari penyelesaian persoalan hak plasma dapat berlangsung secara konstruktif, damai, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Kehadiran Kapolres Seruyan menjadi bagian dari upaya menjaga suasana tetap kondusif, sekaligus mendorong semua pihak mengutamakan dialog sebagai jalan untuk mencari penyelesaian yang adil dan bermartabat.(*As)