Ticker

6/recent/ticker-posts

Api Kepung Enam Desa di Seruyan, 12,5 Hektare Lahan Terbakar, Berhasil Dipadamkan Satgas Gabungan




SERUYAN — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Personel gabungan Satgas Karhutla terus berjibaku memadamkan dan mendinginkan sejumlah titik kebakaran yang tersebar di wilayah hukum Polsek Seruyan Hilir dan Polsek Seruyan Hilir Timur.

Penanganan dilakukan pada Jumat (25/9/2026), dengan total luasan lahan yang telah dilakukan pemadaman diperkirakan mencapai ±12,5 hektare.
Sejumlah lokasi terdampak meliputi Desa Jahitan sekitar 3 hektare, Desa Muara Dua 2,5 hektare, Desa Pematang Limau 3 hektare, Desa Sungai Perlu 2 hektare, serta Desa Tanjung Rangas dan Desa Bangun Harja masing-masing sekitar 2 hektare.

Personel gabungan dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus melakukan pendinginan di area yang telah terbakar. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah bara api kembali menyala dan menjalar ke lahan di sekitarnya.


Kapolsek Seruyan Hilir mengatakan penanganan Karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan sarana dan prasarana pemadaman yang tersedia di lapangan.
“Personel gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di titik-titik yang ditemukan. Selain memadamkan api, penyiraman juga dilakukan pada area sekitar untuk mengurangi potensi api kembali muncul dan meluas,” ujar Kapolsek Seruyan Hilir.

Menurutnya, metode penanganan disesuaikan dengan kondisi masing-masing lokasi. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas langsung melakukan pendinginan dengan menyiram titik api dan area di sekitarnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.


Penanganan Karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Personel gabungan juga terus melakukan pemantauan terhadap lokasi yang telah ditangani.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin apabila kembali muncul titik api baru, sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Dengan kondisi Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Seruyan, upaya pemadaman, pendinginan, dan pemantauan menjadi langkah penting untuk menekan risiko meluasnya kebakaran serta dampak asap terhadap masyarakat.

Satgas Karhutla Kabupaten Seruyan pun terus mengintensifkan penanganan di lapangan, terutama pada wilayah yang ditemukan memiliki titik api dan lahan yang berpotensi kembali terbakar.(*As)