Ticker

6/recent/ticker-posts

Tiga Jenazah Kembali Muncul di Pesisir Seruyan,Total Tujuh Korban Dievakuasi Misteri KM Virgo Transport 8 Belum Terungkap



SERUYAN — Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga jenazah di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (25/9/2026). Temuan terbaru ini menambah jumlah jenazah yang telah ditemukan di kawasan tersebut menjadi tujuh orang.

Ketiga jenazah ditemukan di dua lokasi berbeda dalam rentang waktu kurang dari satu jam. Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke wilayah Sendurian sebelum dibawa menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.

Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 15.59 WIB. Tim SAR Gabungan menerima informasi mengenai dua jenazah yang ditemukan di kawasan pesisir pantai Desa Sungai Perlu, pada koordinat 03.2562° LS dan 111.9230° BT.

Dua jenazah tersebut kemudian dievakuasi menuju wilayah Sendurian.

Tidak lama berselang, sekitar pukul 16.35 WIB, tim kembali menemukan satu jenazah di sekitar Sungai Gantingan, Desa Sungai Perlu. Lokasi penemuan berada pada koordinat 03.4647° LS dan 111.9936° BT.

Jenazah ketiga kemudian dievakuasi menuju Sendurian dan disatukan dengan dua jenazah yang telah ditemukan sebelumnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, ketiga jenazah tiba di wilayah Sendurian. Selanjutnya, seluruh jenazah dibawa menggunakan kendaraan Basarnas menuju Sampit sebelum diteruskan ke RS Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk kepentingan pemeriksaan, identifikasi, dan penanganan lebih lanjut.


Hingga kini, identitas ketiga jenazah tersebut belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas serta penyebab kematian masing-masing korban.

Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi,, melalui Kasi Humas Polres Seruyan Aipda Ronny, meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil identifikasi resmi diterbitkan.

“Untuk identitas ketiga jenazah saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai identitas maupun keterkaitannya dengan kejadian tertentu sebelum ada hasil resmi dari pihak yang berwenang,” ujar Ronny.

Polres Seruyan bersama Tim SAR Gabungan dan instansi terkait, kata dia, masih mendukung proses pencarian, evakuasi, hingga penanganan terhadap setiap temuan di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu.


Dengan ditemukannya tiga jenazah pada Jumat (25/9/2026), total jenazah yang telah ditemukan di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu dan sekitarnya mencapai tujuh orang.

Sebelumnya, empat jenazah telah ditemukan dalam dua tahap. Dua jenazah ditemukan pada 21 September 2026, kemudian dua jenazah kembali ditemukan pada 24 September 2026.

Rangkaian penemuan tersebut terjadi setelah insiden kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 pada 13 September 2026 di wilayah perairan Masalembo/Masalembu, Laut Jawa.

Karena itu, tujuh jenazah yang ditemukan di pesisir Seruyan untuk sementara diduga memiliki keterkaitan dengan insiden tersebut. Namun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai kepastian.

Kepastian identitas maupun keterkaitan para korban dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8 masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi resmi dari pihak berwenang.

Polres Seruyan menyampaikan duka cita atas penemuan para korban. Proses pencarian dan penanganan masih dilakukan dengan melibatkan unsur SAR serta instansi terkait.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan informasi resmi dan tidak menyebarkan dugaan identitas korban sebelum proses identifikasi selesai.(*As)