SERUYAN — Saat warga masih berjuang memulihkan kehidupan setelah rumah dan harta benda dilalap api, jajaran Polres Seruyan datang langsung ke tengah mereka. Bukan sekadar meninjau, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, membawa bantuan sosial sekaligus hasil panen sayuran untuk meringankan beban warga terdampak.
Kehadiran tersebut berlangsung di Jalan Mayjend Suprapto, Kampung Kumai, Kuala Pembuang, Minggu (20/9/2026), sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolres Seruyan datang bersama Ketua Bhayangkari Cabang Seruyan Ny. Putri Beddy, Wakapolres Seruyan Kompol Syaifullah, sejumlah pejabat utama Polres Seruyan, serta pengurus Bhayangkari Cabang Seruyan.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga yang terdampak musibah kebakaran. Rombongan juga menyempatkan diri melihat kondisi masyarakat sekaligus berinteraksi langsung dengan warga yang tengah menghadapi masa sulit pascakebakaran.
Ada yang berbeda dalam aksi sosial tersebut. Rombongan Polres Seruyan tidak datang hanya membawa bantuan sosial.
Mereka juga membawa hasil panen sayuran dari program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Polres Seruyan untuk dibagikan kepada warga terdampak.
Hasil budidaya tersebut menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan Polres Seruyan tidak berhenti pada pemanfaatan internal. Hasilnya turut dialirkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menegaskan, kedatangan pihaknya merupakan bentuk kepedulian kepolisian bersama Bhayangkari terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memberikan sedikit bantuan. Hasil panen yang kami bawa juga kami serahkan kepada warga. Semoga apa yang diberikan ini dapat membantu kebutuhan sehari-hari dan menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Beddy.
Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik. Bagi warga terdampak, kondisi setelah api padam menjadi fase berat untuk kembali menata kehidupan.
Karena itu, kehadiran jajaran Polres Seruyan menjadi bagian dari dukungan sosial kepada masyarakat.
Bantuan yang diberikan memang tidak serta-merta menghapus seluruh dampak musibah. Namun, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa kepolisian hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan.
Melalui kegiatan itu, Polres Seruyan bersama Bhayangkari juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai sumber, termasuk hasil program ketahanan pangan yang kemudian dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.
Api boleh melalap tempat tinggal, tetapi kepedulian tidak boleh ikut padam. Di tengah warga yang sedang bangkit dari musibah, jajaran Polres Seruyan memilih hadir membawa bantuan, hasil panen, dan dukungan langsung.(*As)