SERUYAN ll https://www.mencarikeadilan.com ll – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan pemerintah pusat. Salah satunya melalui program tanam jagung serentak yang melibatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia di berbagai daerah. Di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Polres Seruyan bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan.
Kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 digelar di lahan milik Pemerintah Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan peningkatan produksi jagung nasional sebagai langkah menuju swasembada pangan.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sambungan video conference yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo, Kapolri yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Sinergi Lintas Sektor
Di Seruyan, kegiatan tanam jagung dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan aparat penegak hukum. Di antaranya Staf Ahli Bupati Seruyan Sukardi, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Wakapolres Seruyan Kompol Hendry, perwakilan Kodim 1015/Sampit Ketut Wibowo, Kejaksaan Negeri Seruyan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Agus S, Sekcam Seruyan hilir Ali Rahman, Bulog Sampit, serta jajaran pejabat utama Polres Seruyan dan tokoh masyarakat.
Dalam arahannya melalui vicon, Kapolri menyampaikan bahwa peningkatan produksi jagung menjadi kebutuhan mendesak. Selain untuk konsumsi masyarakat, komoditas tersebut juga menjadi bahan utama pakan ternak yang kebutuhannya terus meningkat.
Menurutnya, kebutuhan jagung nasional saat ini juga berkaitan dengan sejumlah program strategis pemerintah seperti program makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan bahan baku pangan dan pakan ternak.
Peran Polri di Sektor Ketahanan Pangan
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan pertanian yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah.
Ia menilai, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi pangan di daerah.
“Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung program prioritas nasional dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan,” tutur AKBP Beddy.
Catatan Investigatif: Efektivitas Program
Meski kegiatan tanam jagung serentak kerap dilakukan sebagai bagian dari program nasional, sejumlah pengamat menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi pengelolaan lahan, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.
Di beberapa daerah, program serupa sebelumnya sempat menghadapi kendala seperti keterbatasan lahan produktif, kurangnya dukungan bibit unggul, hingga persoalan pemasaran hasil panen.
Karena itu, kegiatan tanam jagung di Desa Pematang Limau ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diikuti dengan pengelolaan berkelanjutan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap produksi jagung di Kabupaten Seruyan.
Jika dikelola secara serius, program ini berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung target pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada jagung nasional.
*As_MencariKeadilan.com.