SERUYAN,— Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan sejumlah unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Pematang Beringin, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Titik api tersebut terdeteksi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 16.29 WIB. Informasi diterima personel Piket Siaga Karhutla dengan titik koordinat 3.385102°S, 112.541830°E.
Mendapat laporan tersebut, personel langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan agar kebakaran tidak meluas.
Sebanyak 14 personel gabungan diterjunkan dalam upaya pemadaman. Mereka terdiri dari tiga personel Polri, dua personel TNI, lima personel BPBD, satu personel Manggala Agni, satu personel Damkar, satu personel KPHP, dan satu personel Marnit.
Sesampainya di lokasi, seluruh personel langsung berkoordinasi dan melakukan pemadaman secara bersama-sama. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan titik api sekaligus mencegah kobaran menjalar ke lahan di sekitarnya.
PADAL Siaga Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026, IPDA Eko Andrianto, S.H., mengatakan kecepatan respons menjadi bagian penting dalam menangani setiap laporan titik api.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh unsur. Begitu informasi titik api kami terima, personel langsung bergerak bersama tim terkait untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” kata Eko.
Menurut Eko, ancaman karhutla tidak dapat ditangani hanya oleh satu institusi. Koordinasi lintas instansi dan kesiapsiagaan personel harus terus diperkuat, terutama ketika muncul laporan titik api.
Selain mengandalkan respons cepat petugas, pencegahan karhutla juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Eko mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas sehingga dapat ditindaklanjuti sedini mungkin,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencegahan akan jauh lebih efektif jika masyarakat turut berperan aktif dalam mendeteksi dan melaporkan potensi kebakaran sejak dini.
Penanganan di Jalan Pematang Beringin menjadi bagian dari kesiapsiagaan bersama menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Seruyan. Polres Seruyan bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, Damkar, KPHP, Marnit, dan unsur terkait lainnya akan terus memperkuat pemantauan serta mempercepat respons terhadap setiap laporan titik api.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan risiko meluasnya kebakaran sekaligus melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak karhutla.(*As)