Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Dedi Irawan Hadiri Acara Malam Kakiceran Terkhir Di Pugung Pekon Kuripan Tampak



Www, MencariKeadilan, Com, - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat , Suasana Malam Syawal yang penuh kehangatan dan kebersamaan , saya menghadiri acara Kakiceran (Halal Bihalal) di Pekon Kuripan , Kecamatan Pesisir Utara yang sarat makna dan nilai budaya di tengah masyarakat.

Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri , izinkan saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan , " Minal aidin wal fa'izin , mohon ma'af lahir dan bathin ". 🙏

Semoga segala khilaf dan lalay kita dilebur , serta silaturahmi yang terjalin hari ini semakin mempererat tali persaudaraan di antara kita sebagai ummat muslim. 

Kakiceran bukan sekadar kegiatan berkumpul dan menari. Ia adalah jejak sejarah panjang yang telah hidup sejak tahun 1800-an, ketika para leluhur kita menjadikannya sebagai ruang berkumpul , berdiskusi , bahkan menyusun strategi perjuangan. Dari sana lahir nilai - nilai kebersamaan , keberanian , dan persatuan yang hingga kini terus kita jaga.
Seiring perjalanan waktu , Kakiceran berkembang menjadi tradisi silaturahmi muda - mudi dalam balutan seni tari, khususnya dalam merayakan Idul Fitri. Tradisi ini membuktikan bahwa budaya kita tidak hanya bertahan , tetapi juga tumbuh mengikuti zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Kita patut bersyukur dan bangga , karena Kakiceran telah ditetapkan sebagai Warisan salah satu Budaya Kabupaten Pesisir Barat sejak tahun 2016. Ini adalah pengakuan atas nilai luhur yang terkandung di dalamnya , sekaligus amanah bagi kita semua untuk terus menjaga dan melestarikannya .

Kakiceran yang dilaksanakan sejak 1 hingga 6 Syawal bukan hanya menjadi penutup rangkaian Idul Fitri , tetapi juga menjadi suatu simbol kuatnya silaturahmi masyarakat. Ia menjadi ruang bertemunya generasi muda dalam balutan pakaian adat , memperkenalkan identitas , serta mempererat rasa persaudaraan.

Sebagai tradisi khas yang tumbuh di wilayah Pugung khususnya Kecamatan Pesisir Utara dan Lemong yang dijaga oleh Marga Pugung Tampak, Marga Pugung Penengahan, dan Marga Pugung Malaya, Kakiceran adalah warisan berharga yang harus kita rawat bersama. Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan tradisi ini tetap hidup dan tidak tergerus oleh zaman.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai, menjaga , dan melestarikan adat budaya kita. Karena sejatinya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga jati diri dan nilai - nilai kearifan lokal.

Saya juga berharap ke depan pelaksanaan Kakiceran dapat dimulai lebih awal , sebagai bentuk perhatian kita terhadap kesehatan dan keselamatan para penari, khususnya generasi muda. Penyesuaian ini tidak akan mengurangi makna , justru menjadi bagian dari upaya kita menjaga keberlangsungan tradisi di tengah perkembangan zaman.

Mari kita jadikan Kakiceran bukan hanya sebagai hiburan , tetapi sebagai ruang memperkuat persatuan dan kesatuan , menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya , serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Semoga tradisi ini terus hidup , lestari , dan menjadi kebanggaan bagi kita semua , dari generasi hari ini hingga generasi yang akan datang....pungkas nya. ( Amsiruddin ) .