Giat Kapolres Seruyan Akbp Beddy Suwendi saat menjenguk korban rawat dan klarifikasi kronologi kejadian bersama awak media.
SERUYAN ll https://www.mencarikeadilan.comll– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani Kuala Pembuang tepatnya di sekitar kawasan Islamic Center Kuala Pembuang, Kamis (12/3/2026). Peristiwa tabrakan beruntun tersebut mengakibatkan dua remaja meninggal dunia di lokasi kejadian serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun awak media di lapangan menyebutkan, kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda listrik yang dikendarai anak-anak melakukan putar balik arah di jalan tersebut. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor yang melaju dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan beruntun.
Akibat benturan keras tersebut, para pengendara dan penumpang kendaraan terjatuh di badan jalan, memicu kepanikan warga sekitar yang langsung memberikan pertolongan awal sebelum korban dievakuasi.
Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, membenarkan adanya kecelakaan yang menelan korban jiwa tersebut saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Seruyan.
Menurut Kapolres, berdasarkan laporan awal dari petugas di lapangan, kecelakaan bermula dari manuver sepeda listrik yang berusaha berbalik arah di jalan.
“Berdasarkan kronologi sementara, kejadian berawal ketika pengendara sepeda listrik melakukan putar balik arah, kemudian dari arah belakang datang dua sepeda motor yang akhirnya menabrak secara beruntun hingga para pengendara terjatuh,” jelas AKBP Beddy.
Ia menambahkan, dalam insiden tersebut dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban luka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Kuala Pembuang.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Seruyan, Iptu Subronto, mengungkapkan bahwa dua korban yang meninggal dunia merupakan anak di bawah umur, yakni berinisial M (12) dan IK (10).
“Total korban dalam peristiwa ini ada tujuh orang. Tiga orang merupakan pengendara sepeda listrik dan empat lainnya pengendara sepeda motor. Dua orang meninggal dunia, sementara lima orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kuala Pembuang,” ujar Subronto.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Di sisi lain, kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas, terutama bagi orang tua untuk mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak di jalan umum.
Kasatlantas juga mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm, guna meminimalkan risiko fatal apabila terjadi kecelakaan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Gunakan helm dan patuhi aturan lalu lintas agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.
*As_Mencarikeadilan.com.