Ticker

6/recent/ticker-posts

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi dan Angkat Budaya Daerah


KUALA PEMBUANG — https://www.mencarikeadilan.com // Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi memberangkatkan kontingen untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Pemilihan Jagau Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah Tahun 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Ahmad Selanorwanda di Aula Kantor Bupati Seruyan, Rabu (13/5/2026).

Sebanyak 75 peserta dan pendamping diberangkatkan untuk membawa nama Kabupaten Seruyan dalam ajang budaya terbesar tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Seruyan, Ketua TP PKK Seruyan, jajaran Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Festival Budaya Isen Mulang sendiri dijadwalkan berlangsung di Palangka Raya pada 16 hingga 23 Mei 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam laporan panitia, keikutsertaan kontingen Seruyan mengacu pada surat Gubernur Kalimantan Tengah terkait partisipasi daerah dalam festival budaya serta Surat Keputusan Bupati Seruyan tentang pembentukan panitia, pendamping, dan peserta kontingen.

Kontingen Seruyan akan turun di sejumlah cabang lomba budaya dan seni tradisional, mulai dari bagasing, balogo, manyipet, tari daerah, mengaruhi, pawai budaya, bese kambe, mangenta hingga pemilihan Jagau dan Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Festival Isen Mulang bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang strategis untuk menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Kontingen ini membawa nama Kabupaten Seruyan. Jaga sportivitas, kekompakan, kesehatan, dan tunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” kata Ahmad Selanorwanda di hadapan peserta.

Ia juga menyoroti pentingnya mental juang dan semangat generasi muda dalam menjaga eksistensi budaya lokal. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan lewat keterlibatan aktif generasi muda dalam seni dan tradisi daerah.

Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap keikutsertaan dalam FBIM 2026 tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu memperkuat promosi budaya khas Seruyan di tingkat provinsi.

Pelepasan kontingen berlangsung penuh antusias. Para peserta tampak optimistis membawa nama Seruyan bersaing dalam berbagai cabang lomba budaya dan pariwisata tingkat Kalimantan Tengah.

*As_Mencarikeadilan.com.