Seruyan - https://www.mencarikeadilan.com//-Kepolisian Resor (Polres) Seruyan resmi menggelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Apel yang dipimpin langsung Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi itu menjadi tanda dimulainya pengamanan pesta demokrasi desa di 50 desa dengan 114 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu (8/7/2026).
Apel berlangsung di halaman Mapolres Seruyan dan dihadiri Kajari Seruyan Andre, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, Danpos TNI AL Kuala Pembuang, perwakilan Pabung Kodim 1015, Wakapolres Kompol Syaifullah, unsur perangkat daerah, serta pejabat utama Polres Seruyan.
Ratusan personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan instansi terkait diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian Pilkades Serentak 2026. Pengamanan dilakukan mulai dari distribusi logistik hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menegaskan, tugas aparat bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, nyaman, dan tanpa tekanan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Berbeda pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan persaudaraan harus tetap diutamakan," ujar Beddy Suwendi.
Menurut Kapolres, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas selama pelaksanaan Pilkades. Karena itu, seluruh personel diminta bekerja secara profesional, humanis, dan responsif terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan distribusi logistik Pilkades menuju masing-masing kecamatan. Tahapan tersebut menandai kesiapan teknis sekaligus dimulainya pengamanan di seluruh wilayah yang akan melaksanakan pemungutan suara.
Polres Seruyan memastikan pengamanan difokuskan pada 50 desa dan 114 TPS untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Dengan dukungan personel gabungan lintas instansi, pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, jujur, adil, dan damai, sehingga mampu menghasilkan pemimpin desa yang dipilih secara demokratis. (As)